Mohon tunggu...
Subhan Riyadi
Subhan Riyadi Mohon Tunggu... ASN (Aparatur Sipil Negara)

Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan (Pramoedya Ananta Toer).

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Seorang Bocah Jeneponto Ini Alami Gizi Buruk, Hanya Miliki Berat Badan 5 Kg

6 Oktober 2019   08:50 Diperbarui: 6 Oktober 2019   09:10 0 8 3 Mohon Tunggu...
Seorang Bocah Jeneponto Ini Alami Gizi Buruk, Hanya Miliki Berat Badan 5 Kg
Bocah Jeneponto Alami Gizi Buruk (sumber foto: makassar.terkini.id)

Seorang bocah bernama Rezky dari Jeneponto mengalami gizi buruk. Di usianya ke 8 tahun hanya memiliki berat badan 5 kg.

Saat dibawa ke rumah sakit, gadis usia 8 tahun ini diperkirakan berat badan hanya 5 kg, tetapi setelah dirawat secara intensif kini sudah naik 2 kg menjadi 7 kg, itu tentu saja masih jauh di bawah berat badan rata-rata bagi anak seumur Rezky, yang beratnya mencapai 27 kg.

Dalam seharinya, selama perawatan pihak Rumah sakit memberikan Rezeki susu sebanyak 5 botol, selain itu pasien satu ini mendapat perlakuan khusus.

Perawatan akan diteruskan pada pasien ini hingga berat badan Rezky mencapai minimal 27 kg. Seluruh dana perawatan ditanggung oleh pemerintah setempat.

Menurut keterangan orang tua Rizky, sebelumnya pernah dirawat di Rumah Sakit Labuang Baji Makassar, dan dokter mendiagnosa Rezky menderita penyakit paru-paru.

Saat itu mereka masih tinggal di kota Makassar dan akibat terkendala biaya, orang tuanya membawa Rezki ke Jeneponto agar mendapatkan perawatan lanjutan di Rumah Sakit Lanto Dg. Passwang Jeneponto.

Sementara, dari penjelasan dokter Rumah Sakit, Pasriani, ketika pasien dibawa kesini dalam keadaan lemas, berat badannya hanya 5 kg.

"Pasien ini mengalami gizi buruk. Sekarang Reski beratnya 7 kg, idealnya anak seumuran dia berat badannya 27 kg. Kita bisa bayangkan minusnya 20 kg," ungkapnya lebih lanjut.

"setelah perawatan intensif selama 6 hari disini, sudah mengalami perubahan berat badan, naik 2 kg. Sebanyak 75% kebutuhan kalori terpenuhi, berupa pemberian bubuk saring, pemberian susu porsi kecil 5 kali sehari dan nutrisi parentral," jelas dokter Gizi Pasriani kepada media. Selasa, (3/10/2019).

Selama ini orang tua Rezki mengalami kesulitan keuangan, bapaknya bekerja sebagai tukang ojek dengan penghasilan pas-pasan, sementara ibunya hanyalah buruh atau tukang cuci.

Kepala Desa setempat melihat kesulitan warganya lalu meminta bantuan ke Pemerintah untuk mendapatkan bantuan pemberian perawatan intensif kepada Resky Adelyia. Gadis belia, warga Desa Allu Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto.

Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Syafruddin Nurdin mengungkapkan, kita sudah memberikan tindakan awal dengan perbaikan keadaan umum karena anak ini sangat lemas betul kondisinya. Saat ini di lakukan oleh pihak rumah sakit Lanto Daeng Pasewang.

KONTEN MENARIK LAINNYA
x