Mohon tunggu...
Subhan Riyadi
Subhan Riyadi Mohon Tunggu... ASN (Aparatur Sipil Negara)

Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan (Pramoedya Ananta Toer).

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

PSM Kudeta Persija Pasca Kubur Bali United

25 November 2018   20:04 Diperbarui: 25 November 2018   20:03 625 7 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
PSM Kudeta Persija Pasca Kubur Bali United
img-20181125-205206-905-jpg-5bfa9d9d677ffb32e03e7612.jpg

PSM Makassar melakoni duel ketat kontra Bali United pada pekan ke-32 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Minggu (25/11/2018) di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin, Makassar. Dikatakan ketat lantaran, laga melawan Bali United kemenangan harga mati buat menggulingkan Persija Jakarta. Pertandingan PSM lawan Bali United berakhir dengan skor telak 4-0.

Tim Juku Eja berambisi merajut kemenangan yang tertunda untuk kembali merebut puncak klasemen dari Persija Jakarta. Seperti diketahui, PSM tergusur dari posisi puncak setelah Persija Jakarta mengandaskan Sriwijaya FC dengan skor tipis 3-2, pada Sabtu (24/11/2018) lalu. Persija unggul dua poin dari PSM yang mengemas 54 poin.

Demi mewujudkan hal tersebut Pelatih PSM, Rene Robert Alberts menerapkan strategi permainan cepat ke lini gawang lawan untuk mengalahkan Bali United. Strategi ini terbukti ampuh, gol yang ditunggu PSM akhirnya lahir menit ke-10 melalui tendangan kaki kiri Zulham Zamrun. Gol ini hasil umpan lambung dari Wiljan kemudian disambut Zulham yang langsung melepaskan sepakan keras ke dalam gawang Wawan Hendrawan.  Skor berubah 1-0 bagi PSM.

Menit ke 38 wasit menunjuk titik putih usai terjadi pelanggaran di kotak pinalti Bali United. Mark Anthoni Klok yang ditunjuk sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan baik. Kedudukan berubah 2-0. Ewako PSM!.

Keunggulan dua gol PSM di babak pertama menjadi modal berharga mengembalikan tahta yang dikudeta Macan Kemayoran sekaligus mengubur Bali United di Stadion Andi Matalatta, setidaknya jalannya pertandingan ini menepis tudingan telah terjadi laga settingan kala PSM menjamu Persija Jakarta.

Tidak dipanggilnya pemain pemain inti PSM Makassar membela Tim Nasional Indonesia merupakan berkah bagi tim Juku Eja, toh Timnas dalam situasi tersingkir pada ajang Piala AFF Suzuki 2018. Asuhan Bima Sakti ini hanya melakoni laga formalitas doang. 

Antusiasme pendukung begitu luar biasa, pemain ke dua belas ini berbondong-bondong memadati bangku stadion untuk memberi motivasi Juku Eja mewujudkan mimpi merengkuh tangga juara Liga 1.

Memainkan babak kedua permainan PSM kian menggila, berkali-kali membahayakan pertahanan tim tamu. Jual beli serangan diperagakan kedua tim, namun dewi fortuna lebih memihak kubu tuan rumah. Pada menit 84, PSM mampu mengubah kedudukan. Si kulit bundar dibawa Wiljan Pluim, diumpan ke Rizky Pellu dan dikirim ke Ferdinand Sinaga, tak mau membuang peluang Sinaga yang berdiri di depan Wawan Hendrawan, dengan dingin Sinaga menendang bola dan gol ketiga tercipta bagi Juku Eja. Skor menjadi 3-0.

PSM kembali menambah keunggulan di menit-90. Umpan salto M. Rahmat disambut sundulan mematikan dari Ferdinand Sinaga. Gol kedua Ferdinand di pertandingan ini merubah skor 4-0 bagi PSM atas Bali United pun bertahan sampai wasit meniupkan peluit panjang sebagai tanda berakhirnya laga.

Kemenangan ini membuat tim asuhan Rene Robert Albert berhasil mengkudeta Persija Jakarta dari pemuncak klasemen dan menjaga asa Pasukan Ramang menjuarai Liga 1 tahun 2018. Intinya dilaga sisa PSM jangan sampai terpeleset agar mimpi itu tidak sekedar mimpi belaka. 

Menang kita dukung, kalah kita sanjung. Rewako PSM!.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x