Subhan Riyadi
Subhan Riyadi Aparatur Sipil Negara

Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan (Pramoedya Ananta Toer).

Selanjutnya

Tutup

Atletik

Lalu Berkibar Malu dan Berlalu

17 Juli 2018   08:04 Diperbarui: 17 Juli 2018   08:37 397 3 3

Kemenangan Lalu Muhammad Zohari di ajang lari 100 meter U-20 cukup membanggakan Bangsa dan Negara Indonesia. Pasalnya kejuaraan tersebut pengejawantahan  pelari-pelari level dunia yang digelar di Finlandia. 

Keberangkatan Zahori ke Finlandia pun sempat menuai polemik, selain anak Yatim Piatu, biaya tersebut menjadi tanggungan ketua Persatuan Atletik dan Renang Seluruh Indonesia (PARSI), Bob Hasan. 

Segala onak dan duri yang dialami Lalu Muhammad Zohari berlalu dengan indah, pasalnya Lalu ini sanggup memenangi adu cepat melawan sprinter-sprinter tercepat U-20 milik negara Paman Sam-USA.

Pemberitaan yang beredar, usai memenangi lari cepat 100 m, Lalu berselebrasi  tanpa sedikitpun pendukung dari  Indonesia, popularitasnya luntur akan hingar  bingar Piala Dunia 2018 di Russia, sehingga luput dari liputan awak media  tanah air, toh begitu Lalu adalah pemuda tangguh, tak menyerah hanya karena tidak membawa selembar kain merah dan putih yang kita sebut bendera.

Konon, Lalu berlalu begitu bangga merayakan kemenangan menggunakan bendera  negara lain, dan kebetulan persis  seperti bendera Indonesia. 

Yap benar, sebagaimana viral di jagad Maya, Lalu Muhammad Zohari berlari-lari kecil menggunakan bendera negara Polandia.

Menurut pemberitaan, Lalu nampak kebingungan mencari bendera merah putih sebelum sujud syukur diatas lintasan sebagai pertanda rasa syukur hamba-Nya kepada Alloh SWT. 

Singkat cerita ada seorang bule asal negara Polandia merasa iba dengan pelari Indonesia tanpa pendukung, tanpa membawa bendera merah putih. Sehingga bule tersebut memberikan bendera bangsanya kepada Zohari, sembari berkata, "Pakailah bendera ini dengan terbalik, agar terlihat seperti benderamu (Indonesia-red)." MIRIS!

Usai ramai di media, pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Republik Indonesia untuk Finlandia, bahwa itu bendera Indonesia yang terlambat diberikan, lantaran tidak ada uang menyangka Lalu Muhammad Zohari bakal memenangkan pertandingan lari tersebut. 

Waduh gawat, terhadap Warga Negara Indonesia sendiri kok begitu, belum apa-apa sudah pesimis duluan. Inikan sama saja merendahkan prestasi bangsa sendiri. Kapan majunya bangsa ini, bukannya didukung malah diremehkan secara verbal di portal online. 

Lalu tetaplah Lalu Muhammad Zohari, tetaplah rendah hati, jangan jumawa akan  kemenangan ini. 

Perjalananmu masih panjang bung. biarlah bendera itu malu berkibar dan berlalu, ditelan keremangan malam. 

Sambut pagi dengan optimisme tinggi demi prestasi mendunia. Perhelatan olahraga se-Asia, bertajuk Asian Games 2018 menjadi ajang pembuktian putra-putri terbaik bangsa Indonesia kepada dunia. Bahwa Indonesia Bisa!!!