Mohon tunggu...
Galih Pamungkas
Galih Pamungkas Mohon Tunggu...

Weare only want to share something with you

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan

Fungsi Lampu Kilat

4 April 2014   21:30 Diperbarui: 24 Juni 2015   00:04 358 0 0 Mohon Tunggu...

Dalam menggunakan kamera DSLR saya jarang sekali menggunakan lampu kilat (flash). Pasalnya saya lebih menyenangi cahaya yang tercipta secara alami ketimbang buatan. Dengan tanpa menggunakan flash maka suasananya akan lebih tertangkap di dalam gambar. Penggunaan flash sendiri bukan hanya digunakan dikala malam, tapi dalam setiap situasi ketika kamera kekurangan cahaya. Lagipula di setiap kamera canggih sekarang terdapat fitur untuk memperbesar masukan cahaya sehingga menurut saya flash tidak perlu lagi digunakan. Tapi memang semua itu kembali ke selera.

Satu-satunya momen ketika saya banyak menggunakan flash adalah ketika terjadi backlight pada objek foto yang saya ambil. Ketika itulah flash dapat berguna untuk menerangi bagian depan objek foto sehingga tidak terjadi backlight. Agak aneh memang menggunakan kampu blitz pada siang hari, tapi hal itu efektif agar tidak terjadi backlight pada hasil foto kita. Memang kondisi backlight ini tergantung sudut pengambilan gambar kita terhadap matahari, jika matahari berada tepat dibelakang objek maka akan terjadi backlight. Tapi dalam banyak situasi sering kali kita tidak dapat mengatur objek. Beda halnya dengan sesi pemotretan yang bisa kita tata sendiri objek foto untuk mendapatkan sudut foto yang kita inginkan, namun dalam prakteknya di lapangan objek yang berdiri di depan matahari kadang tidak bisa kita hindari.

Untuk itu kita harus pandai-pandai menggunakan kamera DSLR yang kita miliki. Jangan sampai kamera kita memiliki banyak fitur tapi kita tidak bisa menggunakannya sama sekali. Jaman dulu orang mau tidak mau menggunakan flash karena keterbatasan fitur yang dimiliki kameranya, tapi sekarang kamera sudah serba canggih sehingga memungkinkan kita untuk memotret apa saja dengan banyak macam cara.

VIDEO PILIHAN