bahrul ulum
bahrul ulum Kompasianer Brebes

" Apa yang ditulis akan abadi, apa yang akan dihafal akan terlepas, ilmu adalah buruan, pengikatnya adalah tulisan, ikatlah dengan kuat buruan mu itu "

Selanjutnya

Tutup

Otomotif Pilihan

Kurang Nyaman Laju Kendaraan, Mobil Harus Dirontgen Spooring Digital

26 Juni 2018   17:22 Diperbarui: 26 Juni 2018   18:16 2374 1 0
Kurang Nyaman Laju Kendaraan, Mobil Harus Dirontgen Spooring Digital
Kondisi awal posisi ban spooring/Doc Pribadi

Zaman sudah canggih, apalagi dunia otomotif sekarang ini, tiap kota/Kabupaten di Indonesia sudah menyediakan jasa spooring stir dan 4 roda ban mobil atau pelek bisa pilih balancing atau spooring. Saat anda datang ke tempat ban radial yang besar biasanya menyediakan jasa balancing juga spooring, pesan saya jangan spooring dengan metode manual, pilihlah yang digital, akurasi spooring cepat dan lebih terjamin kebenarannya. 

Sensor yang ada akan terentry dalam komputerisasi lalu posisi 2 roda depan dan 2 roda dibelakang akan nampak di komputerisasi, mekanik spooring akan membetukkan posisi roda agar kondisinya normal kembali, mekanik punya ilmunya dan memang ahli di bidangnya. 

Anda cukup lihat di depan kamera awal kerusakan 4 roda kendaraan dan lihat hasil akhirnya roda yang sudah dibetulkan, setelah selesai anda tinggal bayar kepada mekanik atau kasir jasa service onderdil atau radial ban. 

Hasil akhir spooring/Doc Pribadi
Hasil akhir spooring/Doc Pribadi
Contoh yang dilakukan oleh saya, saat merasa posisi kendaraan disaat melaju kurang nyaman, maka saya langsung ke lokasi tenaga mekanik spooring di jalam gajahmada tegal, langgananku karena tingkat ketelitian dan cara mengerjakannya cocok, mekanis memberitahukan awal kerusakan dan akhir perbaikan. Pemilik mobil diminta untuk membandingkan, dan akan terasa setelah di kendarai mobil pasca di spooring. 

Final report spooring/Doc Pribadi
Final report spooring/Doc Pribadi
Terlihat awal roda depan terlihat agak miring ke kiri dan ke kanan, jika dibiarkan maka akan memakan ban luar nantinya ban posisi semakin terkikis, lama-lama bisa harus ganti ban luar, wah bisa lumayan nih ongkosnya, beli baru aja harus rogoh kocek Rp 600ribu, belum lagi harus balancjng di dalam pelek mobilnya. Kalau beli harus sepasang kanan dan kiri, bisa habis nih uang didompetku karena harus dikeluarkan Rp 1.2jt, bayangkan jika kita rutin spooring maka akan meminimalisir biaya yang ada. 

Spooring tidak sampai Rp 100 ribu cukup bayar Rp 75 ribu, ongkos yang sepadan tentunya dengan bayar mekanik dan juga alat yang diinvestasikan. Baiknya melakukan tindakan preventif daripada nanti berakibat fatal pada kendaraan anda.