bahrul ulum
bahrul ulum Kompasianer Brebes

" Apa yang ditulis akan abadi, apa yang akan dihafal akan terlepas, ilmu adalah buruan, pengikatnya adalah tulisan, ikatlah dengan kuat buruan mu itu "

Selanjutnya

Tutup

Ceritaramlan

Sehari Penuh Silaturahmi di Hari Lebaran

14 Juni 2018   16:10 Diperbarui: 14 Juni 2018   18:09 192 2 0
Sehari Penuh Silaturahmi di Hari Lebaran
santriema.blogspot.com

Malam ini gema takbir "Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, la ilaha illa Allahu Allahhu akbar, Allahu akbar wa lillahilham," akan berkumandang di semua masjid dan musholla seluruh Indonesia. Tandanya besok jumat pagi semua penduduk muslim di seluruh nusantara melaksanakan ibadah sholat idhul fitri 1439 H.

Sebuah momentum kebahagiaan bagi umat Islam di seluruh dunia karena malam ini sudah sampai di hari lebaran setelah diuji selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, artinya sudah secara sah terlewati. Lelah payah yang dilakukan, insya allah diganti dengan kesucian dan ampunan. Setidaknya, begitulah janji Allah kepada manusia yang bertakwa.

Menunaikan zakat fitrah dengan menyerahkan kepada mustahiq bagian dari ibadah wajib yang dilakukan oleh umat islam di seluruh dunia, mereka saling berbagai zakat fitrahnya, dan menyalurkannya sesuai dengan penerima zakat yang sah, ini adalah kebahagiaan bagi para warga yang dhuafa karena merasakan rejeki yang tiada tara, termasuk mereka bisa merasakan bahwa masih ada kepedulian umat muslim kepada muslim lainnya. 

Di malam ini juga para panitia zakatpun langsung mentasyarufkan zakat fitrahnya kepada warga di lingkungannya yang kurang mampu atau miskin menjadi prioritas, dan bagi warga yang mampu juga ada pembagian zakat mall sebagai bukti pensucian hartanya karena dari kekayaan yang didapat ada hak bagi mereka yang membutuhkan zakat mallnya. Besarannya disesuaikan dengan nishob dimana mereka bekerja, termasuk jika mata pencaharian sebagai petani maka ada zakat yang dikeluarkan untuk mereka yang membutuhkan. 

Pagi harinya, saat memasuki 1 syawal maka tubuh yang suci haruslah dibalut dengan pakaian yang indah. Mereka berangkat untuk menjalankan ibadah sholat sunag idhul fitri, sekaligus bersalam-salaman. Baju putih terbaiknya dipakai dengan ditambahkan minyak wangi, sehingga para malaikat pun hadir mendoakan umat nabi Muhammad SAW di tempat yang penuh cahaya keberkahan. 

Setelah sholat idhul fitri dilakukan hingga selesai khutbahnya, lalu sholat berjamaah segenap umat muslim lalu kembali ke rumah huninya untuk melakukan sungkem atau minta maaf antara suami dengan istri dan anak-anaknya, hingga saat itu semua dosa didalam keluarga terhapus dan terasa suci kembali. 

Dosa yang pernah dilakukan antara manusia dengan manusia terlepas semua, setelah itu dilanjutkan permohonan maaf diniatkan silaturahmi kepada tetangga dan sanak saudaranya, semakin banyak keluarga besar yang dimiliki maka semakin lama untuk melakukan aktivitas silaturahminya. 

Tradisi 'halal-bi-halal' kian menguat, momentum terbaik pertemuan keluarga, penulis merasakan tiap tahun dengan cara datang dari rumah ke rumah keluarga dan juga menghadiri halal bi halal keluarga baik keluarga dari penulis juga dari mertua. 

Semua usia berkumpul dan memohon maaf serta bersalam-salaman di acara halal bi halal. Ada lantunan ayat suci alquran berkumandang saat ada kegiatan halal bi halal, mutiara ilmu tersampaikan dari ulama yang diundang, makan bersama dan ditutup dengan salam-salaman. 

Bagi yang mudik agenda tahunan ini harus selalu berlangsung secara turun temurun, karena banyak hikmah di dalamnya, keinginan bertemu keluarga agar maaf-me-maafkan itu nyata dan tak sekedar kata-kata.

Kini bulan Ramadhan telah berlalu, tapi satu hal yang tidak boleh meninggalkan kita dan harus tetap bersama kita yaitu spirit dan akhlakiyah puasa Ramadhan, sehingga 1 Syawal harus menjadi Imtidad atau lanjutan Ramadhan dengan ibadah serta kesalehan sosial. Sebab kata Syawal itu sendiri artinya peningkatan. Inilah yang harus mengisi sebelas bulan ke depan dalam perjalanan hidup kita.

Semoga dalam suasana yang Fitri yang berarti suci, bersih dari segala dosa, kesalahan, kejelekan, keburukan kita masuk golongam manusia yang bertaqwa. 

Penulis mohon maaf lahir batin kepada semua pembaca kompasiana dimana oun anda berada, mohon berkenan menerima pintu maaf saya dan keluarga bila ada tutur kata atau tulisan yang tidak sesuai atau ada yang keliru. Minal aidzin wal faizin mohon maaf lahir batin.