Mohon tunggu...
Anwar Effendi
Anwar Effendi Mohon Tunggu... Mencari ujung langit

Sepi bukan berarti mati

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Warga Ciremai Giri Mengidap Virus Corona, Tetangga Tidak Mengucilkan

19 April 2020   09:33 Diperbarui: 19 April 2020   09:32 120 8 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Warga Ciremai Giri Mengidap Virus Corona, Tetangga Tidak Mengucilkan
Ilustrasi virus corona. (KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo)

Informasi yang sekarang cepat menyebar, pasti menyangkut virus corona. Semua orang ingin tahu dan mencari tahu. Apalagi informasi itu menyangkut orang yang mengidap virus corona, sontak saja beritanya dengan cepat meluas dari mulut ke mulut.

Hal itu pun terjadi di Perumahan Ciremai Giri Kelurahan Kecapi Kota Cirebon. Setelah ada seorang warga yang positif tertular virus corona, langsung saja desas desus agar waspada jadi makanan sedap. Beruntungnya banyak juga warga yang sadar dan mengingatkan warga lainnya, agat tidak bersikap berlebihan.

Pengurus RW 17 Ciremai Giri pun mengeluarkan edaran, agar tetap tenang dan menjaga suasana yang kondusif. Waspada boleh, namun bukan berarti harus mengucilkan warga yang mengidap virus corona. Justru sebaliknya harus memberikan suport dan bantuan agar penderita bisa sehat kembali.

Lurah Kecapi Mimin Minarsih, membenarkan ada seorang warga di Perumahan Ciremai Giri dinyatakan positif mengidap virus corona. Namun semua prosedur kesehatan sudah ditempuh. Kini warga yang bersangkutan melakukan karantina mandiri. Sebelumnya, warga yang bersangkutan melakukan metode rapid test dan hasilnya positif.

"Semua protokol kesehatan sudah dilakukan. Sekarang warga yang menderita virus corona diminta tidak bepergian dulu. Selain itu tidak diperkenankan menerima tamu. Itu untuk mencegah meluasnya penyebaran virus corona," ucap Mimin.

Tidak kontak langsung

Sementara yang menyangkut, segala kebutuhan warga yang bersangkutan sudah diatur oleh pengurus RW. Warga di sana juga sudah diingatkan untuk sementara tidak melakukan kontak langsung dulu. Untuk memberikan dukungan bisa menghubungi penderita dengan menggunakan handphone.

Mimin pun mengingatkan warga, menderita virus corona bukanlah suatu aib, jadi jangan sampi dikucilkan. Beri dukungan moril agar yang bersangkutan tetap semangat menjalani hidup. Sudah banyak bukti, penderita virus corona bisa kembali sehat.

"Untuk memberikan bantuan materil, sudah disepakati cuma lewat dua pintu, yakni pengurus RT dan pengurus RW. Teknis pemberiannya sudah diatur di lapangan. Yang jelas tidak ada kontak langsung dengan penderita. Sebab virus corona bisa menular dari penderita ke orang yang sehat. Jadi warga di sana sudah sepakat tidak melakukan kontak langsung," jelas Mimin.(Anwar Effendi)***

VIDEO PILIHAN