Mohon tunggu...
Susy Haryawan
Susy Haryawan Mohon Tunggu... biasa saja

bukan siapa-siapa

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Kompasiana 11 Tahun dan Saya yang Bukan Siapa-siapa

6 November 2019   19:56 Diperbarui: 6 November 2019   20:13 0 36 22 Mohon Tunggu...

Kompasiana 11 Tahun dan Saya yang Bukan Siapa-siapa

Beberapa hari lalu, dalam sebuah komentar, rekan Kompasianer menyatakan analisis dari Kompasianer yang mengaku bukan siapa-siapa. He...he...persisnya lupa, namun nada dasarnya demikian. Saya bukan mengaku bukan siapa-siapa, namun memang bukan siapa-siapa. Ini asli bukan sok merendah, lha emang gak tinggii kog, merendah  apalagi. Gak ada yang cukup untuk bermegah diri.

Statistik itu juga tidak terlalu luar biasa, mentereng, dan gemilap. Lihat saja prosentasenya sangat biasa. Angka-angka yang tinggi hanya jumlah tulisan dan pembaca yang lumayan, tempus 2,5 juta dalam waktu 5,5 tahun. Target per tahun 500 tulisan susah terealisasi, ada beberapa sebab, dulu sempat berhenti cukup lama karena K sedang perbaikan, dan sempat ada urusan pribadi. Dan tidak bisa 500 per tahun.

Jumlah semata, bukan kualitas. Saya tahu persis bukan penulis kaliber data seperti rekan-rekan Kompasianer lain seperti Prof. Felik Tani, yang merasa guru dan suhu  saya. Padahal belum pernah mengangkat diri jadi murid, tapi diakui murid yang syukuri saja. Data sangat lengkap.

Atau sekoplak Prof. Pebrianov sehingga memiliki "pangsa pasar" yang cukup menghebohkan, pantas jika berkali-kali menjadi nomine, ingat nomine, bukan jawara. Atau semendalam rekan-rekan lain baik yang lama atau baru. Kini demikian banyak pendatang baru dengan gaya dan analisis lebih mumpuni, penuh data lagi.

Centangpun bagi saya cukup lambat, dibandingkan rekan-rekan seangkatan kala itu. Mereka  sudah hijau dan berkisah betapa senangnya hijua, masih saja belum ada contreng.  Lha mau contreng piye, ketika HL saja masih ngiler melihat rekan-rekan satu demi satu HL, ada pula yang hampir semua tulisan HL. Pun contreng biru. Jauh lebih lambat dari rekan-rekan yang berangkat barengan.

Ketekunan dan konsistensi yang bisa membuat eksis selama 5,5 tahun hingga #11TahunKompasiana, jelas bukan apa-apa yang saya lakukan. Laiknya K adalah samudera dan saya sebutir pasir kog. Kalau ada yang mengatakan rumah besar, bagi saya tidak cukup besar keberadaan saya di komunitas ini.

Salah satu apa yang saya lakukan dan mendapatkan porsi sering NT dan terpopuler karena sering mengunjungi dan suka aatu tidak, itu akan berdampak dari pengenalan Kners lain. Melihat ada di banyak lapak dan artikel sedikit banyak membantu untuk rekan lain menemukan artikel. #BeyondBlogging memang telah menjadi sebuah kredo baru, toh roh dari connecting dan sharing, masih cukup kuat mempengaruhi.

Memang akhir-akhir ini sangat susah untuk bisa berjalan-jalan dan saling berkomentar, pun menjawab komentar rekan karena keterbatasan saya mengenal alat, jaringan nett, dan adanya iklan yang mau tidak mau, suka atau tidak harus ada. Dan itu belum bisa mengatasi untuk bisa berinteraksi seperti dulu lagi.

Interaksi era dulu jauh berbeda dengan yang sekarang. Ketika masih belum demikian gencar media percakapan. Percakapan di K cukup marak dengan adanya  grup dengan maksimal anggoa hingga 50. Kadang malah asyik ngerumpi lupa nulis artikel. Di sana bahkan sering ada pertukaran ide dan gagasan, bahkan data untuk menjadi tulisan.

Sudah lama tidak ada "tantangan" menuliskan tema tertentu dari rekan Kner lain, dulu cukup sering dan banyak. Berbalas artikel pun sangat jarang terlihat sekarang. Yah memang perubahan itu sesuatu yang pasti, hidup ada di depan, bukan ke belakang. Ini jelas hukum alam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2