Mohon tunggu...
Mas Wahyu
Mas Wahyu Mohon Tunggu... In Business Field of Renewable Energy and Waste to Energy -

Kesabaran itu ternyata tak boleh berbatas

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Darurat Narkoba: Indonesia Direndahkan Australia, Ditekan PBB Batalkan Eksekusi Mati Gembong Narkoba

16 Februari 2015   04:31 Diperbarui: 17 Juni 2015   11:07 106
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

[caption id="attachment_369128" align="aligncenter" width="558" caption="Sekjen PBB Ban Ki Moon saat konferensi pers"][/caption]

Sumber Gambar

Menjelang eksekusi terpidana mati, dunia internasional makin intensif menekan Indonesia. Kegagalan lobi pembatalan hukuman mati gembong narkoba oleh baik LSM lokal/internasional maupun beberapa negara seperti Brasil, Belanda mengusik perhatian Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Kini, Sekjen PBB Ban Ki Moon menggunakan kedudukannya untuk menekan Indonesia demi membatalkan eksekusi terpidana mati. Memang, Pemerintah Indonesia bulan Februari ini berencana mengeksekusi mati 11 orang terpidana mati termasuk sebagian besar pelaku kejahatan narkoba berat berasal dari Brasil, Filipina, Perancis, Nigeria, Ghana dan termasuk 2 warga negara Australia yaitu Andrew Chan dan Myuran Sukumaran atau dikenal sebagai pelaku Bali Nine.

Sabtu, 14 Februari 2014, the Guardian bersumber dari Reuters menyebut pada Jumat, 13 Februari 2014 Ban Ki Moon ikut mendesak Indonesia untuk membatalkan rencana eksekusi mati itu setelah PM Australia Tony Abbott menyatakan bahwa jutaan warga negara Australia menunjukkan rasa prihatin dan marah akan nasib kedua warga Australia itu dalam waktu dekat.

[caption id="attachment_369129" align="aligncenter" width="560" caption="Juru Bicara PBB Stephane Dujarric"]

14240090741085908675
14240090741085908675
[/caption]

Sumber Gambar

"PBB menentang hukuman mati untuk semua kasus," kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarric. "Sekjen PBB mendesak Pemerintah Indonesia agar eksekusi terpidana mati yang tersisa karena penyalahgunaan narkoba tidak dilakukan."

Stephane Dujarric mengatakan lebih lanjut bahwa Sekjen PBB telah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Kamis sebelumnya untuk mengungkapkan keprihatinannya atas penerapanhukuman mati di Indonesia."

Protes keras juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop yang menyatakan warganya bisa melakukan boikot wisata ke Indonesia.

[caption id="attachment_369133" align="aligncenter" width="559" caption="Menlu Australia Julie Bishop protes keras"]

14240100061117937622
14240100061117937622
[/caption]

Sumber Gambar

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun