Mohon tunggu...
Harun Anwar
Harun Anwar Mohon Tunggu... Menulis sampai selesai

Lelaki sederhana yang masih ingin tetap tampan sampai seribu tahun lagi

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Meramal Nasib Ansu Fati

1 September 2019   08:16 Diperbarui: 1 September 2019   08:20 0 1 1 Mohon Tunggu...
Meramal Nasib Ansu Fati
sumber: fcbarcelona.com

Semalam Barcelona baru saja menjalani laga tandang kedua Laliga di stadion El-Sadar kandang Osasuna di Pamplona, Navarre. Setelah laga tandang pertama kala dijamu Bilbao di San Mames yang berakhir kekalahan, Barcelona kembali meraih hasil negatif di rumah Osasuna yang notabene adalah tim promosi. 

Tim asuhan Ernesto Valverde itu datang setelah menempuh perjalanan 301 mil dengan kenyataan tak akan bisa menurunkan duet penyerang Messi dan Suarez yang cedera. 

Praktis, tim hanya akan mengandalkan dua penyerang baru hasil akademi, Ansu Fati yang memulai laga dari bangku cadangan serta pembelian Antoine Griezmann.
                 
Dalam laga itu, seperti biasanya laga-laga yang dijalani, Barcelona selalu tampil dengan penguasaan bola penuh. Meski begitu sepanjang interval pertama Barcelona justru tak bisa mencatat satu pun shot on target. 

Malah tim tuan rumah justru sudah mengejutkan dengan gol cepat di menit tujuh setelah sepakan volly Roberto Torres berhasil menghujam gawang Barcelona melalui assist Brandon Thomas.

Di babak kedua Barcelona baru bisa menyamakan kedudukan via gol pemain muda Ansu Fati. Ansu yang turun di babak kedua sukses mengonversi umpan Carles Perez dengan sundulan kepala. Itu merupakan gol profesional pertamanya bagi tim. Di menit 64 Arthur Melo datang membuat Barcelona unggul. 

Gol itu lagi-lagi dikreasi umpan Carles Perez. Sayangnya kemenangan yang sudah di muka mata itu sirna setelah gol kedua Roberto Torres menjadi penyeimbang kedudukan. Gol itu terjadi di menit 81 yang bermula dari handball Gerrard Pique di kotak penalti Barcelona.

Yang menjadi catatan spesial dalam laga ini adalah soal gol Ansu Fati. Meski tak berakhir kemenangan bagi Barcelona tapi Fati sudah bisa tersenyum. Ia tak saja mencetak gol perdananya, lebih dari itu ia juga sukses mencetak rekor pribadi untuk klub.

Ansu Fati berhasil melewati catatan Bojan Krkic yang mencetak gol perdananya untuk klub ketika berusia 17 tahun lebih 53 hari pada 2007 silam. Sementara opta mencatat, Ansu Fati menjadi pemain termuda ketiga yang bisa mencetak gol di LaLiga. Ia berada di bawah Fabrice Olinga (16 tahun 98 hari) dan Iker Muniain (16 tahun 289 hari).

Gol Fati terasa lebih spesial mengingat itu sudah melampaui catatan Messi yang baru bisa mencetak gol perdana untuk klub di Laliga pada usia 17 tahun 313 hari dalam pertandingan melawan Albacete.

Setelah ini, jika tak ada aral melintang, Fati mungkin akan bisa bersinar. Memang tak mudah menjadi bintang di Barcelona dari akademi, terlebih di posisi penyerang. Kita tentu saja mengingat banyak sekali nama penyerang hasil akademi yang awalnya diprediksi akan bersinar justru pelan-pelan terpinggirkan bahkan terbuang. 

Kita tahu Barcelona adalah tim yang hobi membeli penyerang dari klub lain untuk dipoles. Besar atau kecil biaya transfer, Barcelona selalu berhasrat mendatangkan penyerang. Itu yang kerap kali membuat penyerang-penyerang hasil binaan kesulitan berkembang. Praktis barangkali hanyalah Messi yang paling menonjol.
         
Di sini kita selalu berharap Ansu Fati bisa menjawab keraguan tim akan produk penyerang dari akademi. Pemain berdarah Guinea-Bissau itu punya masa depan yang panjang. Ia belum juga mencapai usia 17 tahun. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x