Mohon tunggu...
One Village One CEO
One Village One CEO Mohon Tunggu... Editor - Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB

Program Inovasi Pengembangan Bisnis Perdesaan Berbasis pada Produk Unggulan Desa (Prukades) yang Berorientasi Ekspor

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Tekno

Abon Ikan Lelel "Yu Kaji", Inovasi Kuliner Unik Mojokerto Menggunakan Bahan Baku Minyak Non Kolesterol

30 September 2022   00:52 Diperbarui: 30 September 2022   00:51 100 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Dewasa ini, masyarakat yang rentan terkena kolesterol tinggi biasanya disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak, tidak cukup berolahraga, kelebihan berat badan, merokok, dan sering mengkonsumsi minuman beralkohol, sehingga makanan yang mengandung lemak jenuh bukan Menjadi pilihan menu makanan bagi penderita kolesterol. 

Inovasi produk olahan makanan berbahan dasar ikan lele sudah dikenal sebagai lauk pelengkap makan yang praktis, enak, dan dapat dijadikan isian berbagai macam jajanan. Ikan lele dipilih sebagai salah satu bahan baku abon karena mengandung gizi yang tinggi dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan dengan daging ayam ataupun daging sapi. Minyak menjadi salah satu bahan baku yang penting digunakan dalam produksi abon karena proses pembuatannya yaitu melalui penggorengan. 

Kini telah hadir abon sehat yaitu Abon Ikan Lele "Yu Kaji" berbahan dasar ikan lele segar, rempah-rempah pilihan, gula dan garam, serta menggunakan bahan baku minyak non-kolesterol. 

Dalam proses pembuatan Abon Ikan Lele Yu Kaji sendiri cukup mudah. Tahap awal proses pembuatan abon ikan lele yaitu mengambil dan memilih lele segar dari kolam budidaya sendiri dengan metode Pesantren Baitus Surur. Setelah itu, lele di fillet yaitu memisahkan antara kulit, daging, duri, dan kepala. Kemudian daging lele tersebut di presto kurang lebih 30 menit. 

Daging lele yang telah di presto kemudian dicampur dengan bumbu rempah-rempah pilihan, seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, serai, daun jeruk, dan digiling menggunakan alat penggiling hingga hancur dan merata. 

Setelah melalui proses pencampuran dengan bumbu, olahan lele kemudian dimasukkan ke penggorengan. Agar cita rasa abon lebih gurih maka tambahkan gula dan garam, kemudian digoreng dan diaduk hingga merata. 

Abon lele yang sudah dingin, kemudian dimasukkan ke oven yang bertujuan untuk menghentikan tumbuh kembang bakteri dan jamur sehingga abon memiliki ketahanan yang lebih lama. Lalu, abon lele dikemas dan siap untuk dipasarkan.

Olahan lele yang sudah tercampur rata, digoreng menggunakan mesin penggorengan hingga matang. Setelah digoreng, olahan lele dikeringkan menggunakan mesin spinner 4 menit. Olahan abon lele yang sudah kering kemudian diangkat ke dalam wadah yang telah disediakan dengan tujuan untuk didinginkan terlebih dahulu sebelum di oven dan dikemas.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan