Mohon tunggu...
Josep Rahawarin
Josep Rahawarin Mohon Tunggu... lainnya -

Anda harus terus berkembang,kalau tidak anda seperti roti jagung kemarin_basi dan kering. Demikian juga anak tangga tidak dibuat untuk beristirahat, tetapi hanya untuk tumpuan kaki seseorang cukup lama untuk memungkinkan dia bisa memijakkan kaki satunya lebih tinggi.

Selanjutnya

Tutup

Birokrasi

Apel Kebhinekaan Lintas Iman Bela Negara

17 Januari 2016   22:31 Diperbarui: 17 Januari 2016   23:35 17 0 4
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

[caption caption="JAKARTA, 17 JANUARI 2016"][/caption] 

Beberapa hari yang lalu Jakarta bahkan dunia dikejutkan oleh kejadian terorisme yang dikenal sebagai tragedi Bom Sarinah yang oleh banyak orang disebut sebagai tindakan terkutuk dan tidak manusiawi.Negara leawat aparat keamanan bergerak cepat dan dalam tempo yang kurang lebih empat jam keadaan bisa diambil alih oleh aparat kepolisian dan TNI. Seruan Presiden Joko Widodo menjadi kebangkitan baru bagi rakyat Indonesia untuk melawan terorisme yang di tanggapi atau diekspresikan lewat berbagai media dan aksi nyata turun ke jalan menyuarakan Indonesia tidak boleh takut dengan terorisme.Indonesia harus berani melawan terorisme.Bahkan Presiden Joko Widodo memberi perintah langsung untuk menumpas jaringan teroris ini sampai ke akar akarnya. Dalam waktu singkat polisi dan TNI bergerak dan diberbagai media dapat kita saksikan polisi berhasil menangkap orang orang yg termasuk dalam jaringan jaringan terorisme yang dimaksud baik di Bekasi,Cirebon maupun di tempat lain seperti Jakarta.

Hari ini, Minggu 17 Januari 2016 berbagai elemen agama yang diprakarsai oleh NU,PGI,KWI,WALUBI,Agama KONGHUCU,PHDI,LPDI,menggelar APEL KEBHINEKAAN LINTAS IMAN BELA NEGARA dalam rangka menanggapi hal yang sama yaitu menolak radikalisme,terorisme dan narkoba yang oleh ketua PBNU Said Aqil Siroj menyebut dalam pidatonya sebagai DARURAT radikalisme,terorisme dan narkoba. Negara dalam darurat dalam ketiga hal yang disebutkan.Oleh karena Apel Kebhinekaan lintas iman ini perlu dilakukan dengan tujuan untuk :

1.Memperkuat persatuan antar elemen bangsa baik suku,agama,ras dan golongan.Negara menjadi kuat kalau kita semua bersatu

2.Menumbuhkembangkan semangat patriotisme untuk mewujudkan kedaulatan NKRI. Untuk itu NKRI adalah HARGA MATI

3.Meneguhkan Komitment untuk gerakan bela negara,toleransi dan menuju Indonesia yg makmur dan beradab

4.Menggerakan solidaritas dan sinergitas anak bangsa untuk menolak radikalisme,terorisme dan narkoba.

Kompleksitas radikalisme,terorisme dan narkoba di Indonesia tidak mudah diselesaikan karena menyangkut keragaman tata kehidupan dan hubungan internasional antar negara yang mau tidak mau harus kita hadapi. Oleh karena itu sikap acuh tak acuh,sikap tidak peduli,sikap pasif dan sikap ikut ikutan akan menjadi celah atau membuka kesempatan bagi paham paham yang radikal dan teroris untuk tumbuh dan berkembang,demikian juga dengan agen agen narkoba untuk beraksi.

Apel kebhinekaan lintas agama ini menjadi wahana untuk saling bersinergi,saling tolong menolong,saling menguatkan sebagai anak anak bangsa untuk membangun Indonesia Jaya,Indonesia yang adil Makmur ,Indonesia yang toleran serta Indonesia yang berkeTuhanan.Sehingga kesatuan dan persatuan bangsa dalam pigura NKRI tetap terjaga sepanjang masa.Indonesia tanah air beta,tempat lahir beta,pusaka abadi nan Jaya,tempat berlindung di hari tua, sampai akhir menutup mata.MARI SAHABAT KITA BELA NEGARA dalam KARYA dan KARSA menuju Indonesia Jaya yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.MERDEKA

Mohon tunggu...

Lihat Birokrasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan