Mohon tunggu...
Nursini Rais
Nursini Rais Mohon Tunggu... Administrasi - Lahir di Pesisir Selatan, Sumatera Barat, tahun 1954.

Nenek 5 cucu, senang dipanggil Nenek. Menulis di usia senja sambil menunggu ajal menjemput.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Dua Cara Ampuh Mengusir Insomnia

19 April 2018   14:35 Diperbarui: 25 April 2018   10:15 1054
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto ilustrasi: Reader's Digest

Tidur adalah kebutuhan yang paling mendasar bagi keberlangsungan hidup manusia selain minum dan makan. Tidur yang cukup, tidak hanya memberi menu positif pada kesehatan jasmani. Tetapi berpengaruh pula pada suasana hati. Hari-hari dapat dilalui dengan ceria dan penuh semangat. 

Sebaliknya, apabila kurang tidur tubuh menjadi lelah, sempoyongan, mata merah dengan kantongnya yang menggantung, lesu, dan kurang bergairah. Bahkan berpengaruh juga pada selera makan.

Kadangkala, gejala awal dari kurang tidur, berasal dari masalah sepele. Di antaranya minum kopi kurang dari sepuluh jam menjelang waktu tidur, makan makanan terlalu pedas, gangguan jet lag pascapergantian atau peralihan waktu siang dan malam bagi yang baru kembali dari belahan bumi berbeda.

Hal lain tak kalah andil adalah begadang sampai dinihari alasan nonton televisi, main gadget atau melakukan kegiatan psikis secara berlebihan yang melibatkan kekuatan berpikir. Lebih-lebih terlalu porsir bermain dengan angka dan hitungan yang rumit. Semisal karyawan yang harus menyelesaikan tugas kantor, mahasiswa yang berpacu dengan waktu untuk menuntaskan skripsi.

Bagi sebagian individu, sekali saja jadwal tidurnya bergeser, butuh waktu berminggu-minggu untuk menormalisasikannya. Bahkan apabila tidak ditangani dengan serius, bisa berkembang menjadi insomnia menahun. Sepanjang malam kepala beralih fungsi menjadi tempat lendingnya jutaan masalah. Datang dan perginya tanpa diundang, seperti pengunjung pasar malam. Problem seujung kuku, bisa tumbuh menjadi sepohon duku. Belum lagi rasa cemas dan takut kehilangan ini itu. Semuanya seakan wajib untuk dipikirkan..

Terlepas dari penyebab yang berkaitan dengan kesehatan fisik dan pengaruh lainnya, sulit membedakan, apakah kegalauan psikologis yang menjadi pencetus insomnia, atau insomnia yang memunculkan stres. Wallahualambissawab.

Untuk menghindari dampak yang lebih buruk, lakukan dua halu berikut!

Mandi balsem

Balsem tidak hanya sekadar menghilang/meringankan pegal, nyeri, kembung, dan penyakit lainnya. Lebih dari itu dapat pula mengusir insomnia. Sebab, campuran menthol, minyak kayu putih dan bahan alami lain yang terkandung di dalamnya, bertindak sebagai antibiotik alami yang memberikan efek ketenangan psikis kepada penggunanya. Sehingga kegelisahan yang tadinya mengaduk-aduk isi kepala, bablas seketika.

Takpercaya? Silakan dicoba. Sebelum tidur,  lumuri sekujur tubuh dengan balsem sambil dipijit-pijit ringan. Mulai dari leher, tengkuk, dada, pinggang, punggung dan perut, sampai telapak tangan  dan kaki. Kemudian berbaringlah lurus. Pejamkan mata dengan posisi tubuh miring ke kanan. Anda akan tertidur pulas dibuai kehangatan.

Denyut keajaibannya akan lebih terasa jika pemolesan dan pemijitan dilakukan oleh orang tercinta. Suami atau isteri. Sebab sentuhan manja dari pasangan memberikan kenyamanan yang mendalam. Dikala itu pula getaran cinta dan kasih sayang bertambah intens dan berdampak pada ketenangan jiwa yang tiada tara.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun