Mohon tunggu...
nurikha putri
nurikha putri Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswi

lalala

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Mengabdi di Saat Pandemi, Mahasiswa Undip Berikan Pencerdasan dan Edukasi pada Masyarakat

4 Agustus 2021   16:27 Diperbarui: 4 Agustus 2021   17:02 18 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengabdi di Saat Pandemi, Mahasiswa Undip Berikan Pencerdasan dan Edukasi pada Masyarakat
Dokpri 

Salatiga(4/8) – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Undip Tim II tahun akademik 2020/2021 yang berlangsung mulai 31 Juli 2021 – 12 Agustus 2021 dilaksanakan di domisili masing-masing mahasiswa dengan mengusung tema “Sinergi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat di Tengah Pandemi COVID-19 Berbasis pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Melalui Kuliah Kerja Nyata”.

Penyebaran Covid-19 yang semakin melonjak dalam kurun waktu dekat ini menyebabkan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Tak hanya menghadapi bahaya virus, di masa pandemi COVID-19 ini masyarakat juga masih harus berhadapan dengan bahaya hoax soal pandemi. Banyak hoax terkait pandemi yang sudah beredar, seperti soal pengobatan dan penanganan pandemi hingga soal vaksinasi.

Selain itu, Pandemi berkepanjangan yang belum menandakan tanda kesudahan ini membuat banyak sekolah yang belum bisa dibuka kembali dengan alasan mengutamakan kondisi kesehatan anak-anak. Namun pelaksanaan pembelajaran secara daring tentu akan berbeda outputnya dengan pembelajaran secara tatap muka. Hal ini mengakibatkan banyak anak yang seharusnya sudah bisa belajar beradaptasi untuk mengembangkan kemampuan bersosialisasi ataupun cara berfikir kritis menjadi terhambat karena segala kendala sarana prasarana dalam sekolah daring. Selain itu masih banyak anak usia dini yang belum paham dengan kondisi era normal sekarang ini dengan masih bermain dengan teman-temannya karena tuntutan sifat manusia unuk bersosialisasi namun tanpa menaati protokol kesehatan.

Menanggapi hal tersebut, Nurikha Putri Utami sebagai Mahasiswa Statistika Angkatan 2018 Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro melalui KKN TIM II UNDIP 2021 didampingi oleh dosen pembimbing lapangan Bagus Rahmanda, S.H., M.H. melaksanakan kegiatan KKN di Dusun Krompaan RT03/RW04, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Jawa Tengah dengan mengusung 2 program kerja yakni untuk membantu pemerintah dalam menekan angka penyebaran COVID-19 dengan memberikan Pencerdasan Vaksinasi Covid-19, serta bagikan masker dan hand sanitizer gratis  pada warga RT 03 RW 04 Dusun Krompaan, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga pada hari Sabtu, 17 Juli 2021 dan program kerja untuk menunjang tujuan SDGs berupa pemberian edukasi dan pendidikan gratis pada anak-anak RT 03 RW 04 Dusun Krompaan, Kelurahan Pulutan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga pada hari Rabu, 28 Juli 2021 bersama dengan karang taruna setempat.

Program pertama Pencerdasan Vaksinasi Covid-19 didasarkan pada minimnya pengetahuan mengenai fakta, proses, dan syarat vaksinasi Covid-19 serta mengubah stigma masyarakat agar tidak gampang percaya dengan berita-berita hoax mengenai vaksinasi yang beredar di masyarakat. Materi edukasi disusun dalam bentuk Power Point (PPT) yang kemudian disampaikan secara door to door kepada warga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kemudian, mahasiswa membagikan masker dan hand sanitizer sebagai ucapan terimakasih kepada para warga.

Program ini mendapat dukungan dan sambutan yang baik oleh Ketua RT 03 RW 04 Dusun Krompaan. “Saya senang jika ada mahasiswa apalagi anak muda dari desa ini yang mau membatu memberikan edukasi kepada warga mengenai vaksinasi. Saya sebagai Ketua RT juga akan membantu sebisa saya, semoga program ini bisa menjadi manfaat dan amal baik kita semua” tutur Pak Nurkholis selaku Ketua RT saat diminta izin pelaksanaan.

Dokpri 
Dokpri 

Untuk program kedua edukasi kepada anak dengan pemberian modul, kegiatan bersama, nonton video bahaya covid, dan edukasi yang dilaksanakan dengan tujuan mengembangkan sikap percaya diri, mandiri, bertanggung jawab dan kritis pada anak-anak sehingga meskipun mereka tidak bisa menjalani proses pendidikan secara tatap muka dan berinteraksi secara langsung dengan banyak orang namun soft skill, kepercaayaan diri mereka, kemampuan bersosialisasi dan cara berpikir mereka  tetap bisa terus berkembang. Dalam keberjalanan program ini tidak lupa juga diselipi dengan edukasi mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan saat sedang bermain dengan ataupun melakukan aktivitas di luar rumah

Penulis : Nurikha Putri Utami

Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN