Mohon tunggu...
Nur Asih Jayanti
Nur Asih Jayanti Mohon Tunggu... Mahasiswa - Sedang belajar menulis

Mahasiswi FPP UNDIP

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Jangan Dibakar! Daun Kering Bisa Jadi Kompos

13 November 2021   11:29 Diperbarui: 13 November 2021   11:39 167 11 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
https://pixabay.com/id/photos/daun-alam-kering-kayu-jatuh-flora-3263875/

Sobat pasti sering menjumpai daun daun kering yang berserakan di pekarangan rumah. Apalagi di saat musim kemarau tiba pasti akan lebih banyak daun yang berguguran. 

Sebagian besar masyarakat pasti akan membakar daun-daun kering tersebut. Kegiatan membakar daun kering akan menghasilkan karbon monoksida dan mengganggu pernapasan. Dari hal tersebut kegiatan membakar daun-daun kering berdampak buruk bagi kesehatan dan pencemaran udara. 

Alangkah baiknya apabila daun-daun kering ini diolah menjadi kompos. Menurut Nurman et al., (2019) menyatakan bahwa daun-daun kering mengandung unsur nitrogen (N) yang memiliki potensi untuk dijadikan pupuk kompos. Unsur nitrogen ini merupakan unsur makro dan dibutuhkan oleh tanaman untuk pertumbuhan dan pembentukan klorofil. 

Berikut langkah sederhana untuk membuat kompos dari daun-daun kering :

1. Kumpulkan daun kering minimal satu karung lalu potong atau cacah menjadi bagian yang kecil-kecil.

2. Campurkan nasi aking (kurang lebih satu kepal) dengan air. Aduk hingga merata.

3. Siramkan campuran nasi aking tadi dengan daun kering yang telah dicacah, Pastikan semua daun terkena air tersebut.

4. Masukkan daun yang telah lembab ke dalam karung dan ikat bagian ujung karung dengan tali rafia yang kencang. Letakkan karung tersebut di tempat yang gelap.

5. Periksa kondisi daun dalam karung setiap satu minggu sekali. Apabila daun terasa kering maka siram lagi dengan campuran nasi aking dan air.

6. Setelah minggu ke empat, kompos daun kering siap dipanen dan digunakan untuk menyuburkan tanaman.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Lihat Ilmu Alam & Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan