Mohon tunggu...
Nurlaely
Nurlaely Mohon Tunggu... Seseorang yang terus belajar

eine gluckliche Frau

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

William Shakespeare dan saya; tentang sebuah Nama

27 Oktober 2012   15:18 Diperbarui: 24 Juni 2015   22:19 5680 1 0 Mohon Tunggu...

William Shakespeare pernah mengungkapkan: "What's in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet." (Apalah arti sebuah nama? Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi).  Sebaliknya, bagi sebagian besar umat muslim Nama adalah doa, memberi nama anak sama artinya dengan mendoakan anak. Pernah suatu hari saya protes pada orang tua karena memberi nama saya "Nurlaely" ; terdiri dari kata 'Nur' yang berarti cahaya padahal kulit saya berwarna sawo matang, gelap, alias tidak bercahaya, dan 'Laely' yang artinya 'malam'. Pikir saya boro-boro bercahaya di malam hari, yang ada malah makin gelap gulita saja alias tidak terlihat. Ayah saya bilang bahwa dengan nama itu diharapkan anaknya selalu mendirikan shalat malam sehingga memancarkan cahaya (keimanan) di malam hari. Ada lagi seorang teman kuliah waktu dulu, berasal dari Cilacap, yang tertawa-tawa dengan nama saya dan dia katakan bahwa Laely mirip Lali dalam bahasa Jawa yang artinya lupa.
Pada Profil saya di Kompasiana saya tulis "Eine gluckliche Frau". Lalu ada orang tanya apa artinya. Ketika saya jelaskan bahwa artinya adalah "seorang Ibu yang bahagia" dan dia tanya :"emang situ bahagia?" Tentu saja saya bahagia dan saya nikmati indahnya hidup ini. Orang itu masih mengejar saya dengan pertanyaan: "Apanya yang bahagia, hidup kamu tidak masuk pada kategori orang berlebih, rumah kamu tidak sebagus rumah tetanggamu, kamu tidak punya mobil, blablabla...". Saya katakan bahwa kebahagiaan kadang tidak bisa dilihat secara kasat mata, terutama oleh orang lain, karena kebahagiaan hanya bisa dirasakan oleh hati kita. Tidak percaya? Buktinya selain kebahagiaan terlahir sebagai seorang muslim, saya punya keluarga yang melengkapi kehidupan saya, saya bisa berjam-jam didepan komputer berbrowsing ria tanpa ada larangan dari keluarga saya, saya boleh melanjutkan study ke jenjang yang lebih tinggi, saya menikmati pekerjaan saya dan memiliki murid-murid yang menyenangkan hati, saya boleh jalan-jalan  sepuas hati (asal punya duit, hehe), blablabla.... Perkara nama juga mengundang keingintahuan orang tentang saya. Di akun FB saya memakai nama "Frau Liebt das Leben". Nama tersebut masih berkaitan dengan yang tercantum dalam profil sebagai kompasianer. Arti nama yang saya pakai adalah "Ibu yang mencintai Kehidupan". Yach .... Saya seorang Ibu yang bahagia dan mencintai kehidupan. Biarlah orang  tak percaya bahwa saya bahagia. Satu hal yang pasti saya kurang sependapat dengan Mas William tentang Nama ini, karena Nama bagi saya adalah Doa dan Harapan serta Kenyataan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x