Mohon tunggu...
Nicholas Feby K (Kosip)
Nicholas Feby K (Kosip) Mohon Tunggu... Stand-up Komedian yang suka nulis.

Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi angkatan 2018 Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Selanjutnya

Tutup

Media

Mengenal News Aggregator dan Penggunaan Judul Pemantik Penasaran dalam Pengangkatan Topik Berita

26 Oktober 2020   07:44 Diperbarui: 26 Oktober 2020   07:50 45 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Mengenal News Aggregator dan Penggunaan Judul Pemantik Penasaran dalam Pengangkatan Topik Berita
gambar: wprssaggregator.com

Memahami isu dan dinamika jurnalisme di era digital tentu akan semakin kompleks. Pasalnya dominasi dari perkembangan teknologi di tahun 2020 ini semakin pesat dan mampu merajai pasar global, serta membuat kita merasakan dampaknya. Salah satunya pada bidang jurnalistik.

Kemunculan banyak media online membuat informasi yang ada menjadi semakin beragam. Di Indonesia terdapat situs media online yang diperkirakan mencapai angka 43.300. Meskipun begitu, tidak semua tentu terjamin validitas dan kredibilitasnya. Dewan pers mencatat hanya 211 media online yang tercatat sebagai media profesional dan lolos syarat pendataan pada 2014, kemudian menyusut menjadi 168 pada 2015. (idntimes.com, 2018).

Menjamurnya media online ini tentu juga memilki jenis dan karakternya masing-masing. Ciri khasnya digunakan untuk menjadi senjatanya dalam persaingan informasi dalam pasar berita online yang ada. Akibatnya dampak yang dapat terjadi adalah information overload.

Information overload terjadi ketika kebutuhan informasi (pasokan informasi) melebihi total kapasitas sistem pengelolaan informasi tiap individu (permintaan informasi). (Maharani, 2016, h. 7).

Pemasar tidak dapat menghindar dari persaingan pemasar lainnya yang sama-sama berusaha untuk memasarkan produknya kepada konsumen. Pemasar perlu mengemas informasi dan menggunakan media tepat agar bisa menembus kerumunan informasi yang diterima oleh konsumen. (koran.bisnis.com).

News Aggregator

Hadir dan kerap mewarnai media pemberitaan online yang ada di masyarakat, news aggregator menjadi salah satu media pengemas informasi yang diharapkan mempermudah pembaca. Untuk sebagian orang mungkin istilah ini masih terdengar cukup asing, namun gampangnya news aggregator adalah sebuah platform pengumpul berbagai jenis berita dari beragam laman atau situs media online yang memproduksi berita. Dalam arti lain, media ini hanya mendistribusikan atau menjual berita matang saja.

News aggregator adalah aplikasi yang mampu menyajikan aneka konten berita online dari beragam sumber berita. (Koran.tempo.co)

Hadirnya news aggregator di satu sisi cukup memberi keuntungan untuk khalayak sebagai penikmat konten. Dalam hal ini konsumen cukup dimudahkan dengan variasi penyajian berita yang disuguhkan. Bagaimana tidak? Media ini mengumpulkan berita dari beragam situs media online dan kemudian di 'modifikasi' sesuai cara penyajian dari media ini.

Salah satu yang membuat media ini cukup mendapatkan panggung di bidang jurnalisme adalah terkait pemilihan jenis atau kategori berita yang diangkat. Media ini cukup cerdas dengan mengetahui pasar yang memiliki angka ketertarikan cukup tinggi dan di situlah media ini masuk. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x