Mohon tunggu...
Tety Polmasari
Tety Polmasari Mohon Tunggu... Lainnya - ibu rumah tangga biasa dengan 3 dara cantik yang beranjak remaja

kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, insyaallah tidak akan mengecewakan...

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Berwisata dan Berolahraga di Alun-Alun Kota Depok

7 Juli 2022   20:39 Diperbarui: 7 Juli 2022   20:51 162 9 3
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Fasilitas wall climbing (dokumen pribadi)

Akhirnya saya menjejakkan kaki juga ke Alun-Alun Kota Depok untuk pertama kalinya, Kamis 7 Juli 2022. Padahal, ruang publik ini diresmikan pada Minggu 12 Januari 2020 oleh Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

Sekalinya ke sini, eh ditutup hingga batas waktu yang tidak ditentukan karena pandemi Covid-19. Ketika sempat dibuka, eh ternyata sudah tutup. Saya baru tahu jika Alun-Alun Kota Depok tutup jam 5 sore.

Sebagai warga Depok, saya "mewajibkan" diri saya harus ke sini. Masa alun-alun kota lain sudah saya sambangi, alun-alun kota sendiri tidak? Tidak sopan itu namanya hahaha... Penasaran juga sih. Ada apa saja ya di dalamnya? 

Saya ajaklah anak kedua dan ketiga saya. Mumpung liburan sekolah. Kebetulan keduanya juga ngebet banget ingin ke sini. Sama seperti saya, emaknya, belum pernah memasuki Alun-Alun Kota Depok. 

Alun-Alun Kota Depok berada di kawasan Grand Depok City (GDC). Tepatnya di Jalan Boulevard Grand Depok City, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat. Terletak di perbatasan Depok dengan Cibinong dan Depok dengan Bojonggede.

Jarak dari rumah saya ke sini sekitar 2,2 km jika lihat di aplikasi transportasi online. Butuh waktu tempuh selama 30 menit jika naik kendaraan roda empat. Kalau roda dua mungkin lebih cepat? 

Jika mau naik angkot, naik angkot dengan kode D05A atau D10A jurusan Terminal Jatijajar, dan turun di Alun-Alun Kota Depok.

Taman anak-anak (dokumen pribadi)
Taman anak-anak (dokumen pribadi)

Naik sepeda juga bisa sih, anggap saja olahraga. Kalau jalan kaki? Hmmm... sepertinya perlu dicoba. Pasti lebih dari 10.000 langkah.

Untuk masuk ke sini, ternyata tidak dipungut biaya alias gratis. Terpenting harus menjaga kebersihan, tidak boleh merokok, tidak boleh menginjak rumput, dan hal-hal terlarang lainnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan