Naufal Ilham Muafi
Naufal Ilham Muafi

Mahasiswa UNJ | Korban yang berkewajiban membuka sumber kebajikan yang tersembunyi dalam tubuh anak-anak bangsa

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Artikel Utama

Jamak Digunakan, Apakah Padanan Kata "A La Carte" dalam Bahasa Indonesia?

11 Juli 2018   21:49 Diperbarui: 12 Juli 2018   18:16 2186 1 0
Jamak Digunakan, Apakah Padanan Kata "A La Carte" dalam Bahasa Indonesia?
Sumber ilustrasi: thedailybeast.com

Kebiasaan masyarakat Indonesia pada era globalisasi saat ini beranekaragam, salah satunya yakni cukup sering menggunakan istilah bahasa asing yang justru terkesan menggusur eksistensi bahasa Indonesia.

Menjunjung bahasa Indonesia merupakan salah satu syarat untuk memenuhi kriteria masyarakat yang cinta bangsanya. Oleh karena itu masyarakat Indonesia diharapkan dapat terbiasa mengutamakan bahasa Indonesia dan tidak mengesampingkannya dikarenakan bahasa asing yang dianggap lebih prestisius.

Dewasa ini, cukup banyak istilah bahasa asing jika sedang berkunjung ke suatu restoran. Misalnya kata A La Carte yang tidak jarang dijumpai ketika kita ingin memesan makanan. 

Padahal istilah bahasa asing tersebut tidak seharusnya digunakan karena masih dapat memakai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Peneliti di bidang bahasa banyak bekerja keras untuk memecahkan persoalan ini, tujuannya yakni agar masyarakat dapat lebih mengutamakan bahasanya sendiri, bahasa Indonesia. Salah satu cara yang ditempuh yakni dengan melakukan padanan atau pembentukan kata dan istilah ke dalam bahasa Indonesia.

Ilustrasi: chrisjobswork.com
Ilustrasi: chrisjobswork.com
Menurut Suwardjono (2004:20) pembentukan kata dan istilah bahasa Indonesia dapat dilakukan dengan beberapa rangkaian proses di antaranya:

  1. Menggunakan kata dalam bahasa Indonesia yang lazim dipakai
  2. Menggunakan kata dalam bahasa Indonesia yang sudah tidak lazim dipakai
  3. Menggunakan kata dalam bahasa serumpun yang lazim dipakai
  4. Menggunakan kata dalam bahasa serumpun yang sudah tidak lazim dipakai
  5. Menggunakan istilah dalam bahasa Inggris yang dapat dilakukan dengan penerjemahan, penyerapan dengan atau tanpa penyesuaian ejaan dan lafal, penerjemahan dan penyerapan sekaligus
  6. Menggunakan istilah dalam bahasa asing yang dapat dilakukan dengan penerjemahan, penyerapan dengan atau tanpa penyesuaian ejaan dan lafal, penerjemahan dan penyerapan sekaligus
  7. Dan proses terarkhir yaitu memilih pilihan yang terbaik antara prosedur 1-6.

Sekarang, mari membahas lebih mendalam istilah bahasa asing A La Carte yang sering dijumpai di restoran dan memadankan istilah tersebut ke dalam bahasa Indonesia agar menemukan bentuk istilah bahasa Indonesia yang baik dan benar untuk digunakan menggantikan istilah asing tersebut. Pertama, kata La Carte (dalam bahasa Indonesia ejaannya menjadi A La Carte) merupakan padanan istilah asing dari bahasa Prancis.

Dalam Cambridge International Dictionary (French - American English), A La Carte l krt, (l*-/) adalah: choosing separate foods in a restaurant rather than having a completemeal. (Memilih makanan terpisah di restoran daripada memiliki makanan yang lebih lengkap.) Sementara dalam Cambridge International Dictionary(French - British English) , A La Carte l krt, (l*-/) adalah: If you eat a la carte, you choose each dish from a separate list instead of eating a fixed combination of dishes at a fixed price.

(Jika Anda makan a la carte, Anda memilih setiap hidangan dari daftar terpisah daripada makan kombinasi tetap hidangan dengan harga tetap.) Kemudian dalam Oxford-Hachette French Dictionary: literally 'according to the (menu) card' (berdasarkan menu).

Berdasarkan menu memungkinkan untuk menjadi padanannya, tetapi dirasa kurang tepat jika melihat konteks makna dalam Cambridge Dictionary & Oxford Dictionary. Setelah melihat arti dalam Cambridge Dictionary dan Oxford Dictionary, maka istilah dari A La Carte dapat diartikan sebagai menu restoran yang dipesan secara terpisah (separate).

Kata terpisah menurut Tesaurus Bahasa Indonesia edisi kedua bersinonim dengan kata tersendiri. Jika memilih padanan kata dari a la carte menjadi berdasarkan menu dirasa kurang tepat, maka padanan yang lebih tepat adalah menggunakan gabungan kata menu tersendiri.

Kata menu tersendiri tersebut dalam prosedur pembentukan istilah pada Buku Pedoman Umum Pembentukan Istilah termasuk ke dalam proses yang keenam, yaitu istilah dalam bahasa asing (Prancis) dengan penyerapan dan penerjemahan gabungan kata secara terpisah. Kata menu dalam KBBI V yaitu: (n) daftar atau rangkaian jenis makanan dan minuman yang tersedia dan dapat dihidangkan. 

Sedangkan kata tersendiri dalam KBBI V yaitu: (v) terpisah dari yang lain. Kemudian, Gabungan kata menu tersendiri memiliki makna: daftar atau rangkaian jenis makanan dan minuman yang tersedia dan dapat dihidangkan atau dibeli secara terpisah dari yang lain. Maka kata yang tepat dipadankan dengan kata a la carte adalah menu tersendiri.

Dapat disimpulkan, padanan kata bahasa Indonesia yang cocok untuk menggantikan a la carte adalah menu tersendiri. Hal ini dapat diaplikasikan dengan contoh kalimat: "Rasakan lezatnya berbagai pilihan burger dan ayam goreng yang pasti Anda sukai. Tersedia dalam pilihan a la carte menu tersendiri dan paket."

Pada akhirnya, semua dikembalikan kepada masyarakat Indonesia sebagai pengguna bahasa Indonesia. 

Dengan contoh tersebut, dapat langsung diterapkan pada media tulis ataupun secara langsung, asalkan masyarakat mempunyai kemauan yang kuat untuk mengutamakan bahasa Indonesia. Marilah buktikan rasa cinta kepada bangsa Indonesia dengan konsisten mengutamakan bahasa Indonesia.

Naufal Ilham Muafi
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia
Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta