Hobi

Ladislao Jose Biro: Bapak Pulpen Pertama

6 Desember 2018   22:52 Diperbarui: 6 Desember 2018   22:53 65 0 0

Seorang wartawan Hungaria bernama Ladislao Jose Biro, yang lahir pada 29 September 1899. Dia adalah bapak penemu pulpen pertama yang hingga saat ini masih kita gunakan. Tanpa media pulpen kita tidak dapat menulis dan menandatangani sejumlah dokumen. Dan tidak dapat membuat sejumlah kreasi berbentuk gambar atau kaligrafi.

Pada awalnya, alat tulis yang digunakan bangsa Eropa abad pertengahan seperti bulu angsa dan dicelupkan dalam tinta cair yang berwarna hitam, batang alang-alang yang dipakai pada negara Timur Tengah, dan kuas yang digunakan oleh masyarakat Tiongkok. Namun, menurut pengamatan Ladislao Jose Biro, penggunaan dari metode tersebut amat tidak efektif karena tinta yang mudah menyebar ke sisi kertas. Dan ia mendapat ide pada kunjungan dari mesin cetak surat kabar, berupa tinta yang mudah menyerap dan menggulung saat dicetak. Dan Ia berpikir terhadap cara ini pada penggunaan alat tulis biasa.

Ide pertama Biro untuk pulpen adalah menggunakan tinta koran yang cepat kering di kertas. Namun, tidak berhasil karena tinta yang dihasilkan terlalu tebal dan lengket, sehingga gerakan menulis menjadi lebih lambat. Jadi Ia menciptakan pulpen yang dilapisi tinta tipis dari logam, agar membuat kontak dengan kertas dan bola tinta yang bebas berputar pada wadahnya.

Kemudian ia mengajak saudaranya George Biro, seorang ahli kimia untuk membuat alat tulis dengan ujung mata bola tinta yang dapat berputar saat ditekan pada media datar, seperti kertas. Saat berputar bola tinta tersebut akan menyerap tinta cair yang dicelupkan, lalu bola tinta membasahi bola kecil dan mengalir secara kapiler dengan bantuan gravitasi untuk menggulirkannya pada media kertas. 

Mereka memberi nama Biro atas penemuannya, dan dipatenkan pada 15 Juli 1938. Namun, setelah dua tahun Biro diciptakan, Ladislao diusir dari negaranya oleh pasukan Nazi di tahun 1940. Setelah melarikan diri dari Hungaria, Biro menuju ke Argentina dan mendapat dukungan untuk mengubah Biro menjadi produk komersial. Kemudian, penemuannya dipatenkan pada 10 juni 1943 di Argentina. Pendukung pertama pulpennya adalah Henry George Martin seorang akuntan Inggris, menurut Dictionary of the History of Technology.

Pembeli utama pertama adalah Royal Air Force. Selama Perang Dunia II, organisasi tersebut memesan 30.000 pulpen, yang digunakan untuk bekerja di dataran tinggi, pengganti pulpen tradisional. Setelah perang mulai Biro memasuki produksi komersial. Pulpen Biro masih dikenal pada negara-negara seperti Inggris, Irlandia, Australia, dan Italia. Sedangkan di Amerika Serikat dikenal juga sebagai bolpoin.

Ladislao Jose Biro wafat dalam usia 86 tahun pada tanggal 24 November 1985 di Budapest, Hungaria.