Nasrulloh Mu Bakso Lahar
Nasrulloh Mu Bakso Lahar wirausaha

Kontak 0859-4621-2489, Owner Bakso Lahar, Couple Entrepreneur

Selanjutnya

Tutup

Kotak Suara

Anies, Rebut Pemilih Ahok Via Program Ahok+

19 Maret 2017   20:52 Diperbarui: 19 Maret 2017   21:05 49 1 0

Anies-Sandiaga terus mengevaluasi kekalahannya di putaran pertama pilkada Jakartam Terutama,  di TPS yang pemilihnya kebanyakan kelas menengah bawah.

Strateginya ternyata menggunakan dan melanjutkan program yang sudah dijalankan oleh Pemprov saat ini. Namun Anies mencoba memperluas nilai kemanfaatannya.

Hasil pantauan media, penyebab kendornya suara Anies, salah satunya isu yang menyebar bahwa Anies tidak  akan melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar  (KJP) dan Kartu Jakarta Sehat (KJS). Padahal sejak awal Anies-Sandiaga terus mensosialisasikan program ini.

KJP konsep Anies, berbentuk Kartu Jakarta Pintar Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun). Juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, Bdan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan tunai untuk keluarga tidak mampu. Konsep ini lebih komprehensif dari sebelumnya.

Sedangkan konsep Kartu Jakarta Sehat Plus Anies, dengan Memperluas cakupan jaminan kesehatan kelas satu oleh pemerintah provinsi bagi para guru mengaji, pengajar sekolah minggu, penjaga rumah ibadah agama, khatib, penceramah, dan pemuka agama.

Dengan KJP dan KJS plus ini diharapkan kondisi warga Jakarta makin lebih baik lagi.

Dengan Program ini maka Anies tetap sebagai lawan tanding yang kontras dengan menolak Reklamasi, namun pada sisi lain nilai jual Ahok di downgrade dengan program ini, karena apa yang diharapkan dari Ahok berupa KJP-KJS, ternyata ada juga di Anies.