Mohon tunggu...
Narendra Sekti Wibisono
Narendra Sekti Wibisono Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Jadilah ... Apa yang kau ... dan yakini...

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud Pilihan

Dampak Self Love terhadap "Kesadaran"

16 September 2022   09:50 Diperbarui: 16 September 2022   09:56 226 2 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

DAMPAK SELF LOVE TERHADAP "KESADARAN"

Narendra Sekti Wibisono

202210230311211

 

Indonesia merupakan negara kepulauan yang mempunyai jumlah penduduk yang beragam. Dilaporkan kembali mengalami peningkatan menjadi 275,77 juta jiwa hingga pertengahan 2022. Banyak manusia di Indonesia bahkan dunia yang tidak mencintai dirinya sendiri yang berdampak pada kesadarnnya dan berujung kesengsaraan.

Dalam perkembangan zaman, manusia terkadang lupa untuk mencintai dirinya sendiri sehingga banyak yang mencari kebahagiaan itu dari luar. Di saat suatu hal terjadi tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, manusia akan mudah jatuh dalam kesengsaraan. Sudah banyak manusia yang pada akhirnya mengakhiri hidupnya dikarenakan kesadarannya tidak kuat dan ia tidak mencintai dirinya sendiri. Sudah saatnya kita membangun rasa untuk mencintai diri sendiri sebagai pondasi untuk merefleksikannya keluar. Akan ada banyak keajaiban yang akan kalian rasakan disaat kalian mencintai diri kalian terlebih dahulu sebelum anda mengemis-ngemis hal itu dari luar.

Mencintai diri adalah dasar untuk membangun semua hal terutama kesadaran. Tanpa kesadaran yang kuat kalian akan cenderung melakukan hal-hal di luar kesadaran. Kesadaran adalah sebuah peristiwa menyangkut empat kuadran. Kesadaran terdistribusi kedalam semua kuadran, baik kuadran keperilakuan, sosial, intensional, dan kultural (Hastjarjo, 2005).

Jika kita menghapus satu kuadran saja, maka semuanya akan menghilang, sebab masing-masing kuadran secara intrinsik perlu untuk keberadaan kuadran yang lain. Kesadaran tidak hanya dilekatkan pada otak (fisik), tapi juga dilekatkan pada intensionalitas yang tidak dapat dijelaskan oleh fisik. Jika kita melakukan hal-hal yang ada di luar kesadaran, kita akan rentan untuk menyakiti diri kita sendiri bahkan orang lain. Kalian akan mengakar dalam proses di luar kesadaran jika kalian tidak membangun pola untuk memperkuat kesadaran. 

Mencintai diri adalah salah satu hal yang dapat memperkuat proses kesadaran. Dalam buku yang berujudul "Love Yourself Like You Depends on it" ciptaan Kamal Ravikant, ada sebuah kutipan yang berbunyi "Bayangkan Anda berada di ruangan yang gelap dan di luar terang. Tugas Anda adalah pergi ke jendela, mengeluarkan lap, dan mulai membersihkan. Hanya bersih. Dan segera, cahaya masuk secara alami, menghilangkan kegelapan. Sesederhana itu. Setiap kali pikiran beralih ke kegelapan akut, khawatir, sakit, sebut saja ketika Anda memperhatikan, bersihkan jendela. Cahaya akan mengalir masuk".

Mencintai diri sendiri dapat diartikan sebagai mana kalian membersihkan kamar, membiarkan kamar yang gelap diterangi sinar cahaya dari luar. Disitu tercipta interaksi dan merasakan kesadaran disaat kalian berusaha untuk merawat dan menyayangi diri kalian. Dengan begitu kesadaran akan kuat dan akan tercemin refleksi keluar. kalian akan dapat mencintai hal-hal "luar" tanpa pamrih, murni, dan apa adanya. Dalam proses mencintai diri sendiri, mungkin tidak akan mudah. Dimulai dengan hal hal yang memuakkan yang pada akhirnya kalian akan terpaksa atau tidak terpaksa untuk mencintai diri sendiri.

Jadi itulah dampak bagaimana Self Love atau cinta diri yang sangat berdampak kepada kesadaran manusia. Mari kita bersama-sama membangun rasa cinta pada diri sendiri yang apa adanya, spontan, jujur dan tidak berlebihan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan