Mohon tunggu...
Nana
Nana Mohon Tunggu... Indonesia bersatu, Indonesia damai

Menulis sebagai ekspresi diri saya, yang ternyata memberikan efek yang semakin positif dalam diri. Disini saya sekaligus ingin banyak belajar dalam dunia menulis

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Artikel Utama

Supaya Tidak Kecewa dengan Barang Olshop Harga Murah Meriah

3 Juni 2019   13:30 Diperbarui: 3 Juni 2019   20:33 0 14 2 Mohon Tunggu...
Supaya Tidak Kecewa dengan Barang Olshop Harga Murah Meriah
uniqpost.com

Dewasa ini jual beli online shop seperti menjadi wabah, bahkan banyak juga toko-toko konvensional yang beralih menjadi online shop agar masih bisa eksis di dunia perdagangan. Dua marketplace yang saat ini sedang digandrungi di Indonesia, yakni Shopee dan Tokopedia. Rating mereka cukup tinggi dibandingkan marketplace lainnya 

Beberapa hari ini, saya sedang senang melihat produk-produk di Shopee, mungkin bawaan musim awal bulan dan THR sudah turun, rasanya pengen membeli barang-barang yang selama ini saya inginkan. 

Ada beberapa online shop (olshop) yang review para buyer-nya membuat saya tergelitik. Harganya sangat murah sekali dibandingkan harga pasaran, dan  setelah barangnya datang, merasa kecewa sekali. Satu sisi, saya bersimpati karena saya pernah mengalami hal tersebut. Satu sisi saya pikir itu menjadi pelajaran bagi kita agar menjadi smart buyer

Ada tiga contoh olshop yang review-review-nya cukup membuat saya bersimpati pada pihak buyer dan seller

Pertama, produk kosmetik.

Saya tidak akan menyebut nama olshop ini, karena rasanya kurang etis. Olshop ini menjual produk-produk bermerk, seperti Maybelline, Make Over, Pixy dan sebagainya. Harganya pun dibawah harga pasaran, bahkan setelah saya cross check  web resmi para produk ini yang sedang diskon, harga olshop ini masih lebih murah.

Yaa.. mungkin saja olshop ini adalah distributornya atau bisa juga dapat dari kualitas reject. Dan saya mulai bergerilya di review para buyer.

Saya lebih senang pertama kali itu yang saya baca review yang rating satu, sehingga saya bisa menilai produknya itu bisa sesuai tidak seperti yang saya harapkan. Dan review olshop ini, antara lain "produk tidak ori", "pesennya apa, dianternya apa", "lip cream-nya creamy banget, ga sesuai aslinya", "aah... nyesel beli disini, mendingan beli di Matahari, beda dikit harganya", dan sebagainya. 

Kedua, kamera.

Kamera ini tidak jelas merknya apa, tapi dibanderol sekitar harga Rp 345.000. Di fotonya sudah terpampang jelas pada lensanya kalau kamera tersebut 16 Megapixel, namun di caption-nya tertulis 24 MP. Agak lucu juga melihatnya, spesifikasinya pun kurang lebih bagus juga, dan bentuk kameranya sendiri seperti Canon.

Mungkin disana para buyer-nya tergiur, harga murah tapi spec-nya seperti Canon. Dan saya kembali bergerilya di forum feedback.

Benar saja, review yang diberikan kurang lebih seperti ini, "Mainan anak-anak", "Lampu Blitznya kecil, lebih terang korek api", "Body-nya plastik", "Dicaption 24 MP, pas buka cuman 16 MP, kecewa, saya mau retur", dan sebagainya.

Ada juga yang memberikan rating 5, sepertinya buyer ini memiliki pikiran yang positif, "Bagus untuk mainan anak-anak. Bisa untuk belajar fotografi tahap awal untuk anak". 

Ketiga, dompet.

Harga sekitar Rp 18.000, dengan kualitas bahan beludru. Difotonya sih terlihat menarik dan fancy, tapi ketika baca review-nya, hmm... sepertinya mengecewakan, "tidak sama dengan yang difoto", "di fotonya beludru, kenapa yang datang plastik", "difoto warnanya luar dalam hitam, datangnya luar hitam dalam pink", dan sebagainya.

Saya sendiri juga pernah mengalami dalam membeli lunch box yang harganya Rp 18.000. Lunch box tersebut bentuknya seperti lunch box-nya Miniso yang harganya Rp 50.000, tapi saya pikir tidak perlu beli yang mahal-mahal.

Akhirnya setelah saya cross check dengan harga pasaran dan lihat review buyer, saya memutuskan untuk membelinya.

Datanglah si lunch box, produknya benar bagus kualitasnya. Tetapi, sangat disayangkan hanya bertahan selama 2 minggu. Resletingnya copot dan benangnya brudul. Alhasil, saya membeli lunch box si Miniso. Bisa dikatakan saya rugi Rp 18.000, yang harusnya keluar hanya Rp 50.000m jadilah Rp 68.000, lunch box Miniso plus olshop. Itulah resiko barang yang super murah. 

Sebagai seller sebenarnya tidak salah juga menerapkan trik harga murah yang disanding dengan foto dan caption yang menarik. Karena itulah trik dagang, saya bisa pahami karena saya juga terjun dalam dunia marketing. Namun hal seperti itu, bila buyer-nya kurang teliti, maka ketika produk sampai akan merasa dibohongi, dan itu bisa merusak reputasi seller.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2