Mohon tunggu...
Nadya Nur Amalia
Nadya Nur Amalia Mohon Tunggu... @nadyanam

Don't say i can't if you never try it before!

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Mahasiswa KKN UNDIP Edukasi Warga tentang MANUT Dan Penanganan COVID-19 Di Era New Normal Melalui Media Banner!

10 Agustus 2020   07:00 Diperbarui: 10 Agustus 2020   10:02 22 1 0 Mohon Tunggu...

Oleh: Nadya Nur Amalia

Editor: Maharani Patria Ratna., SS., M.Hum

Magelang Selatan (2020) pada minggu kedua akhir pelaksanaan KKN telah dilaksanakan kegiatan program kerja yang disusun oleh Nadya Nur Amalia (20) pada hari Sabtu, tanggal 18 Juli 2020 yang bertema “Pemberian Edukasi MANUT (Tanaman Umbi Garut) Sebagai Obat Tradisional”. Kegiatan program kerja dilakukan di RT 03 Kelurahan Rejowinangun Selatan Kota Magelang. Program ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengedukasi MANUT (Tanaman Umbi Garut) yang bisa dijadikan sebagai obat tradisional di kalangan masyarakat.

KKN Tim II Undip tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut disebabkan oleh maraknya virus corona di Indonesia yang terjadi 4 bulan belakangan ini. Sehingga, KKN tahun ini dilaksanakan secara mandiri di tempat tinggal masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat akan diberikan leaflet mengenai tanaman umbi garut kemudian masyarakat juga diberi edukasi, tanaman serta diberikan bahan jadi dari tanaman tersebut yang dapat diolah menjadi obat tradisional yang biasa dikenal dengan bubur atau jenang tepung garut, dan minuman tepung garut. 

Pendampingan dalam edukasi ini dilakukan secara door to door yaitu dengan mengunjungi satu per satu rumah masyarakat RT 03 Kelurahan Rejowinangun Selatan Kota Magelang mengingat dalam masa pandemi ini juga tidak disarankan untuk mengumpulkan massa dalam jumlah yang cukup banyak.

Dalam program ini masyarakat diharapkan dapat menanam tanaman umbi garut di rumah masing-masing sebagai TOGA (tanaman obat keluarga) sehingga sewaktu-waktu dapat dikonsumsi dan dirasakan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Disamping itu juga dibuat dengan bahan alami serta harganya yang hemat dikantong. Harapan masyarakat dengan adanya program ini dapat menambah pengetahuan dan juga membantu dalam mengatasi masalah kesehatan yang dialami.

“Saya baru tahu tepung garut ini banyak manfaatnya, terimakasih mbak edukasinya sangat bermanfaat”. Ujar Bu Annisa, warga RT 03 Kelurahan Rejowinangun Selatan.

Selanjutnya Nadya juga telah melaksanakan program kerja monodisiplin yang berkaitan dengan pencegahan COVID-19. Program tersebut dilaksanakan pada minggu keempat dan kelima pelaksanaan KKN. Program ini disusun oleh Nadya Nur Amalia (20) yang bertema “Pemberian Edukasi Melalui Media Banner Terkait Dengan Penanganan COVID-19 di Era New Normal Sebagai Upaya Preventif”. Program ini bertujuan agar masyarakat dapat menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 bersama-sama.

Sasaran dari program kerja ini adalah masyarakat dari RT 03 RW 08 Kelurahan Rejowinangun Selatan dan ibu-ibu hamil yang berkunjung untuk memeriksakan kandungannya di Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA). Program kerja ini diadakan karena melihat adanya beberapa masyarakat dari RT 03 RW 08 Kelurahan Rejowinangun Selatan dan ibu-ibu hamil yang belum menerapkan protokol kesehatan sepenuhnya. Serta belum adanya media banner yang berisi ajakan sebagai upaya preventif virus COVID-19 di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaannya, Nadya dibantu oleh Kepala RT, Ibu-ibu petugas di Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA) serta beberapa warga sekitar dalam memasang banner terkait penanganan COVID-19 yang sudah dibuat dan dicetak. Banner tersebut dipasang pada jalan yang strategis dan sering dilalui oleh masyarakat RT 03 RW 08 Kelurahan Rejowinangun Selatan, serta dipasang pada pintu masuk Balai Kesejahteraan Ibu dan Anak (BKIA).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x