Nabilla Desyalika Putri
Nabilla Desyalika Putri Freelance writer & mompreneur wannabe

S.H., M.H. | a stay-creative-at-home-mom | freelance writer & I'm currently running on my fashion business | blogging at www.bundabiya.com

Selanjutnya

Tutup

Gaya Hidup

Melejitkan Kreativitas dengan Kayu Putih Aroma ala Mahmud Zaman Now

12 Januari 2018   23:10 Diperbarui: 13 Januari 2018   21:53 245 0 0
Melejitkan Kreativitas dengan Kayu Putih Aroma ala Mahmud Zaman Now
Ilustrasi Kayu Putih Aroma dengan berbagai aksesoris pelengkap aktifitasku sehari-hari (dokumen pribadi)

Saat Energi Negatif Menghambat Kreativitas

“Coba yuk jujur sama diri sendiri, mau diam atau terus kreatif, mau menggerutu atau bersyukur, mau berubah atau jalan ditempat, itu semua perkara pilihan, kan? Seburuk apapun pengalaman, sebesar apapun derajat perubahan hidup, yang namanya celah untuk tetap menghadapi dan berkreasi itu pasti ada. Tuhan sudah memberi bekal berupa jutaan sel otak yang siap kita perintah.”

Nah, kira-kira kalimat itulah yang aku instal ke pikiranku. Hampir dua tahun belakangan ini, aku mudah sekali dikunjungi oleh rasa stres akibat perubahan kondisi dan tekanan sosial pasca menikah dan melahirkan. Ada yang bilang bertubi-tubi karena gembrot lah, ada yang bilang aku malas lah, ada yang mempersoalkan proses lahiran, ada yang menghina pola pengasuhanku, ada yang mengkritik pedas lantaran tidak kerja kantoran, dan lain-lain. Mendapat aliran energi negatif semacam itu, diperparah dengan fisik yang super duper letih, hasilnya bisa ketebak kan? Baper akut, mudah kepikiran, mudah lelah, dan kreativitas terganggu. Ujung-ujungnya stres! Hiks, adakah yang senasib? 

Dulu aku memang sangat mudah terbebani oleh pikiran serta afirmasi-afirmasi negatif. Berulang kali aku panggil para polantas di kepala untuk mengatasi kemacetan di pikiran, tapi entah mereka pada kemana. Aku pun jadi sangat kesulitan mengontrol pikiran. Akibatnya aku jadi sering stuck parah, padahal aku dikejar beberapa deadline. Tesis tidak selesai sesuai personal plan, bisnis mogok, blog tidak terurus, kreativitas juga ikutan macet. Aku jadi jarang memanjakan diri dan memberi makan kebutuhan batin seperti membaca buku, jarang nulis, dan jarang jalan. Kerap rasa gundah itu datang karena aku tidak bisa berkreasi dengan optimal. Adakalanya aku mencoba memanggil diriku yang dulu: aku yang aktif, energik dan memiliki ide-ide yang fresh.

Kayu Putih Aroma Menjadi Stimulan Utama

Sekalipun energi negatif selalu mampir, aku berusaha untuk tetap bahagia. Tanpa aku sadari, "secara diam-diam" Kayu Putih Aroma terus menstimulasi aku untuk tetap kreatif, segar, dan semangat. Momen itu ku sadari saat Mahira, anakku yang cantik cerdas salihah, sudah mulai beralih minyak dari yang semula menggunakan minyak telon semasa newborn menjadi memakai minyak Kayu Putih Aroma sebagai penghangat tubuh. Saat itu usianya 5 bulan.

Memakai minyak Kayu Putih Aroma setiap hari (dokumen pribadi)
Memakai minyak Kayu Putih Aroma setiap hari (dokumen pribadi)

Setiap selesai memandikan Mahira dan mengoleskan minyak Kayu Putih Aroma aku selalu merasa lebih bergairah, seolah-olah spirit untuk berkarya kembali datang. Terkadang, jika aku merasa sangat jenuh, aku hirup dalam-dalam aroma tubuh si kecil. Hm.. sangat menyegarkan. Seketika aku sadar, ada aroma lavender yang menyusup masuk ke lubang hidungku.

Biasanya setelah mendapat energi positif diatas, aku bisa lebih mudah untuk menyelesaikan beberapa deadline. Diantaranya adalah tesis, job freelance writer dan reportase. Selain berkutat dengan dunia tulis-menulis, aku juga memiliki bisnis fashion hijab yang sedang aku kembangkan. Alhamdulillah, dengan perjuangan dan dukungan suami serta orang tua, aku dapat lulus S2 dengan predikat cumlaude dan menyelesaikan semua deadline tulisan. Disaat yang sama, aku berhasil merekrut admin dan penjahit yang tentu saja membantuku untuk mengembangkan bisnis kreatif.

Bekerja di rumah tidak lantas menjadikan aku suka berleha-leha. Rentetan target harian serta upayaku dalam menemani tumbuh kembang si kecil, membuat aku mudah kelelahan dan sering masuk angin. Kadang flu dan batuk, kadang juga perut kembung dan mual. Nah, saat itu lah aku coba mengoles minyak Kayu Putih Aroma lavender milik anakku ke bagian perut, dada, dan punggung. Waktu masih kecil aku termasuk yang anti banget pakai minyak kayu putih. Kira-kira saat aku mulai aktif dengan kegiatan organisasi dan kepenulisan di kampus, aku mulai ketergantungan dengan Kayu Putih Aroma. Aku selalu membawa size kecil yang travel friendly kemanapun, alasannya simpel Kayu Putih Aroma sangat membantuku saat masuk angin, mual, atau kembung mendadak

Dengan bantuan dari Kayu Putih Aroma, tubuhku menjadi lebih fit dan aku jadi mampu memaksimalkan waktu dengan efektif dan efisien untuk menyerap berbagai ilmu baru. Misalnya saja, ilmu bisnis dari beberapa komunitas bisnis serta ilmu menulis konten kreatif dari beberapa komunitas blogging yang aku ikuti.

7 Formula Melejitkan Kreativitas ala Mahmud Zaman Now

Apa sekarang kemandekan berpikir itu jarang mampir? Hm, kata siapa? Hehehe! Yang namanya creative block akan terus tetap ada, tapi aku sudah punya trik jitu mengatasinya. Mau tau? Sini mendekat, aku bisikin caranya.

Pakai stimulan yang sehat, pilihanku Kayu Putih Aroma Lavender (dokumen pribadi)
Pakai stimulan yang sehat, pilihanku Kayu Putih Aroma Lavender (dokumen pribadi)

1. Cari Energi Positif.

Aku berusaha membuang jauh energi negatif dan toxic people, sebab berkutat dengan yang demikian hanya akan merusak diri sendiri. Aku termasuk meyakini kalau kita dekat dengan orang-orang dengan muatan energi positif, vibrasinya pun terasa sampai ke aliran darah. Semangat kebaikan nular, aktifitas pun lancar.

2. Membagi Waktu

Mahmud zaman now itu harus cerdas membagi waktu. Walaupun kebebasan sudah tidak seperti dulu (secara sekarang ada si kecil yang selalu mengikuti kemanapun kaki melangkah), otak tetap harus diputer dan cari celah untuk mengatur waktu agar bisa berkreasi. Misalnya saja, mengurangi jam tidur, mengurangi main social media, sebagai gantinya alihkan waktu itu untuk berkreasi seperti menulis, membaca, membuat mainan edukatif bersama anak, menjalankan bisnis, dan mencoba resep-resep baru. Manajemen waktu serta disiplin adalah modal utama, agar semua anggota keluarga dapat terpenuhi haknya dengan baik.

3. Baca buku

Pekerjaanku setiap hari adalah menulis, baik untuk konten media online, sesekali menulis artikel untuk majalah di salah satu kementerian, serta menulis di blog pribadi. Selain itu aku juga harus akselerasi ilmu bisnis dan digital marketing. Jadi, sudah pasti yang namanya membaca buku harus aku lakukan minimal seminggu sekali.

4. Main ke taman atau cafe

Tiga hari sekali, atau paling tidak seminggu sekali, aku mencari inspirasi dengan jalan-jalan pagi dan sore di taman atau ngemil sambil mengerjakan tulisan di cafe. Makanan yang lezat, bertemu dengan orang-orang baru, serta interior cafe yang estetik dapat dengan cepat membangun mood menulis dan berkreasi.

5. Gunakan pengharum ruangan

Agar hari-hari makin segar, aku selalu rutin mengganti pewangi ruang kerjaku di rumah. Selain menyegarkan, wangi pengharum ruangan dapat meningkatkan mood menulis juga. Untuk di rumah, aku memilih aroma lavender dan vanilla yang creamy dan manis.

6. Menjaga pola hidup sehat

Hidup yang sehat dapat diperoleh dengan makan teratur, minum air putih yang cukup, tidur teratur, kurangi begadang, serta olahraga teratur. Selain itu mental pun harus sehat dengan tidak membiarkan energi negatif masuk dan meracuni tubuh. Menghabiskan waktu pada akhir pekan dengan keluarga juga salah satu cara agar pikiran kita tetap sehat dan bahagia.

7. Pakai Kayu Putih Aroma sebelum tidur

Ini nih rahasia utamaku dalam melejitkan kreativitas. Mahmud zaman now tidak boleh mudah sakit, tidak boleh pikiran jenuh, sebab bahagianya seorang ibu juga menjadi kebahagiaan seluruh anggota keluarga. Aku selalu percayakan hal ini kepada brand kesehatan yang sudah berpengalaman puluhan tahun, yaitu Cap Lang. Produk Cap Lang pilihanku adalah Kayu Putih Aroma Lavender. Salah satu alasannya adalah lavender berkhasiat membantu agar kualitas tidurku semakin baik. Sudah beredar berbagai penelitian bahwa kualitas tidur adalah salah satu penentu tubuh yang sehat. Dengan demikian, keesokan hari bisa beraktifitas dengan lancar.

Kayu Putih Aroma Lavender, bikin tidurku makin nyenyak, aktifitaspun lancar (dokumen pribadi)
Kayu Putih Aroma Lavender, bikin tidurku makin nyenyak, aktifitaspun lancar (dokumen pribadi)

Kayu Putih Aroma: Teman Hatiku yang Baru

Orang terkasih yang pertama kali memberiku bekal minyak kayu putih adalah ibuku. Ibu juga yang menganjurkan untuk mengganti minyak telon Mahira dengan Kayu Putih Aroma. Hal itu membuat aku selalu teringat ibu dan anakku, yang ku anggap sebagai teman hatiku, saat melihat Kayu Putih Aroma.

Kiranya itulah yang menyebabkan brand Kayu Putih Aroma dari Cap Lang ini sangat melekat di pikiranku. Sebagai seorang yang baru belajar bisnis, aku sangat suka mengamati Cap Lang. Perusahaan yang sudah berkontribusi untuk masyarakat Indonesia selama lebih dari 38 tahun ini memiliki value yang sangat kuat dan sukar dilupakan oleh konsumen. Cap Lang memiliki visi untuk menjadi perusahaan produk kesehatan konsumen dengan pertumbuhan berkesinambungan yang menyediakan produk-produk unggulan dan inovatif bagi pelanggan, kesempatan untuk berkembang bagi para pemangku kepentingan dan bernilai tinggi bagi pemegang saham. Salah satu yang membuat aku makin jatuh hati adalah misinya yang terus berkomitmen mengeluarkan produk-produk inovatif untuk kehidupan yang lebih baik. Produk Kayu Putih Aroma menjadi bukti bahwa Cap Lang sangat memahami kebutuhan konsumen dengan mengeluarkan berbagai varian aroma. Diantaranya ada Rose, Green Tea, Ekaliptus, dan Lavender yang memiliki aroma serta khasiat yang berbeda untuk sehari-hari. Selain itu, Cap Lang juga tidak ragu memberikan beragam size untuk konsumennya, mulai dari size yang jumbo sampai yang paling mini.

Selain membantu meredakan rasa mual dan masuk angin, Kayu Putih Aroma Lavender yang memiliki kandungan minyak ekaliptus sebanyak 99,75% dan 0,25% aroma ini juga memiliki fungsi lain, diantaranya membantu meredakan flu dan batuk. Aku sering menggunakan Kayu Putih Aroma Lavender ini sebagai aromatherapy di kamar dan meja kerja, salah satu cara nya adalah dengan meneteskan beberapa tetes Kayu Putih Aroma ke wadah yang berisi air panas. Uapnya sangat menyegarkan. Aku pun bisa sembuh dari flu dengan lebih cepat tanpa obat dan anakku juga terhindar dari penyakitku ini.

7 Fakta Unik Kayu Putih Aroma (dokumen pribadi)
7 Fakta Unik Kayu Putih Aroma (dokumen pribadi)

Dari Kayu Putih Aroma dan Cap Lang, aku mendapat 3 hal sekaligus: makin sehat, makin kreatif, dan makin terinspirasi.

Hm, rasanya aku menemukan teman hati yang baru :)


---

Catatan:

Mahmud = akronim kekinian dari Mamah Muda