Mohon tunggu...
Lala_mynotetrip
Lala_mynotetrip Mohon Tunggu... Lainnya - Terus berupaya menjadi diri sendiri

Blogger pemula|menyukai petualangan sederhana|penulis amatir|S.kom |pecandu buku|Sosial Media creative|Ide itu mahal|yuk menulis|doakan mau terbitin novel

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Mengais Rezeki di Ibukota, Mudik bagi Rezeki

15 April 2022   08:14 Diperbarui: 15 April 2022   19:35 452
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sebuah kebahagiaan tersendiri bagi para perantau setelah 2 tahun lamanya tidak bisa mudik, akhirnya tahun ini bisa mudik dengan beberapa ketetapan seperti harus sudah vaksin booster, memakai masker, jaga jarak dkk.

Tentu bagi yang kampungnya jauh sangat semangat buat mudik. Karena bisa bertemu secara langsung dengan orangtua, keluarga, saudara. Soul nya beda banget, lebih terasa energi positif saat ketemu langsung sama keluarga. 

Sadar atau tidak, para perantau giat mengais rezeki di Ibukota dan ketika mudik bagi-bagi rezeki THR ke keluarga, saudara sampai tetangga. Merupakan hal yang lumrah serta sudah menjadi sebuah tradisi. 

Stigma Orang yang merantau ke Kota, pasti banyak uang dan sukses. Seolah merupakan hal umum yang lumrah  padahal faktanya banyak kepiluan, rasa lelah, persaingan, ketika berjuang mengais rezeki di Ibukota. 

Setiap hari berjalan dengan serba cepat, berangkat sebelum mentari terbit pulang saat mentari sudah tidak terlihat. 

Ibukota keras, banyak rintangan yang harus di temui setiap harinya. Jalanan macet di mana-mana, di kejar deadline kerjaan. Semua serba beli dan bayar. 

Tingkat stres yang di terima jauh lebih tinggi. Serta beragam ujian hidup lainnya yang melelahkan, menguras air mata. 

Namun saat mudik, sudah pasti di sambut serasa raja atau sultan terkaya. Padahal berujung pada pertanyaan "mana oleh-olehnya? Pengen nyoba uang dari Kota" Begitu kata orang-orang yang akan di temui di perkampungan.

Ramah-tamah, udara lebih sejuk dan kehangatan keluarga inti tentu menjadi alasan kuat bagi perantau untuk pulang mudik. 

Meski begitu, sebelum mudik alangkah baiknya menyiapkan budget dan meng-estimasikan pengeluaran dari pra mudik sampai kembali lagi ke Ibukota. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun