Mohon tunggu...
Mustika Ayu Rusanty
Mustika Ayu Rusanty Mohon Tunggu... Mahasiswi Hubungan Internasional Universitas Darussalam Gontor

Belajar untuk menulis!!

Selanjutnya

Tutup

Musik

Public Diplomacy: Japan-Indonesia

28 Oktober 2019   17:38 Diperbarui: 28 Oktober 2019   17:49 77 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Public Diplomacy: Japan-Indonesia
Sumber: akb48.fandom.com

Jepang memanfaatkan pop culture sebagai sarana diplomasi. Kemenlu Jepang mengadakan kerjasama dengan Japan Foundation yang merupakan lembaga di bawah pemerintahan Jepang yang terdapat di berbagai negara. Salah satu tugasnya adalah mempublikasikan kebudayaan Jepang di berbagai belahan dunia. Meskipun harus diakui bahwa fenomena k-pop masih lebih signifikan karena jauh lebih sering diterima oleh masyarakat internasional. 

Fenomena J-pop yang begitu lekat adalah ketika kehadiran grup idola AKB48 yang sempat mengalahkan penjualan album Lady Gaga dan Justin Bieber dengan total penjualan domestik Jepang senilai 200 Milyar Dolar Amerika. Hal ini juga mengubah persepsi masyarakat Internasional akan budaya musik Jepang.

Akimoto Yasushi (produser utama) memutuskan untuk mendirikan sister group dari AKB48 di luar negeri yaitu di Jakarta-JKT48, Shanghai-SNH48, dan Taipei-TPE48. Untuk pendirian JKT48 sendiri mendapat sambutan yang baik baik dari pemerintahan Jepang maupun Indonesia. Hal ini berlangsung melalui pertemuan bilateral antara menteri pariwisata dan ekonomi kreatif yaitu Mari Elka Pangestu dan Miho Takai (wakil menteri dari Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology) telah menyampaikan pertukaran budaya.

Budaya Jepang sangat populer dan disukai oleh para pemuda dari berbagai negara, bahkan di setiap bulan di beberapa wilayah Indonesia pasti diadakan festival kebudayaan Jepang.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x