Mohon tunggu...
Muslifa Aseani
Muslifa Aseani Mohon Tunggu... Momblogger Lombok

www.muslifaaseani.com

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Artikel Utama

Beberok Terong Lezat di Ramadan 2021

26 April 2021   13:01 Diperbarui: 26 April 2021   16:00 1475 24 17 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Beberok Terong Lezat di Ramadan 2021
Alhamdulillah, sukses sajikan Beberok Terong lezat di Ramadan 2021. Dokpri

Kamu bisa menantang dirimu sendiri untuk membuat masakan dengan biaya yang terbatas, agar keterampilan memasakmu semakin optimal. Kompas Food (Januari, 2/2021)

Jelang akhir pekan ke-2 Ramadan 2021, akhirnya masakan serba instan hadir juga. Hiks. Bukan apa-apa. Saya jenis ibu rumah tangga yang tidak sabar mengolah masakan di dapur, sebulan penuh. Apalagi sampai setahun. Walau memasukkannya dalam resolusi sekali pun, saya tak yakin mampu membayarnya tunai.

Demikian pula ketika tema Samber ini muncul. Addduh, masak apa ya? Budget sedang terbatas. Mau coba fusion food, bahan-bahannya saja sudah kisaran minimal 50 ribuan. Hasil berpikir dan menimbang sekian lama, akhirnya terpilih dua menu tak biasa. Mendoan hangat Semarang dan seporsi Beberok Terong Lombok. 

Dua kuliner khas. Yang pertama, dari kampung (eh, kampung atau kota yak) kelahiran suami, di kota Semarang Jawa Tengah. Yang kedua, ya pastinya dari kampung saya, si pulau destinasi wisata halal.

Tak biasa, karena mendoan itu butuh kesabaran level dewa untuk membuatnya. Mulai dari persiapan dan 'parfum' tubuh, efek menggoreng Mendoan yang khas. Beberok Terong, sebenarnya kuliner sederhana. Justru saking sederhananya, memasak sendiri dan bisa selezat yang dijual di luar, jadi tantangan tersendiri. 

Persiapan Bahan, Kunci Masakan Lezat

Eksperimen bukan cuma pada resep, cobalah memasak pada alat masak berbeda. Alat masak bisa menimbulkan aroma dan rasa berbeda pada masakan.  Kompas Food (Januari, 2/2021)

Bahan-bahan masakan, sudah dicuci bersih semua dan tinggal cemplung. Eh, kecuali tempe ya. Belum dipotong-potong :D. Dokpri
Bahan-bahan masakan, sudah dicuci bersih semua dan tinggal cemplung. Eh, kecuali tempe ya. Belum dipotong-potong :D. Dokpri
Ini sedikit 'ilmu', hasil rajin menonton kontes chef dan artikel-artikel memasak di majalah lama. Iyap, peralatan masak serba bersih, menjamin rasa masakan kita juga jauh lebih fresh dan lezat. 

Jadi, saya terbiasa membersihkan dulu semua bahan-bahan, alat-alat masaknya, baru kemudian mengolah. Soalnya, kadang suka terbalik. Sayur-sayuran dipotong-potong dulu, baru dicuci bersih. Kan sayang, vitamin dan mineral yang larut dalam air sudah jauh berkurang saat proses persiapan saja.

Beberapa tips lain, ada yang dari ibu saya, dari ibu mertua, juga random tips dari sana sini. Diantaranya, serba terong-terongan, sebaiknya direndam di air agar tidak menghitam. Usahakan juga memotongnya ketika bumbu sudah siap. Jadi, perendaman di air tidak terlalu lama. 

Yang dari ibu mertua, kunyit untuk opor bisa dibakar lebih dulu. Warna kuning opor jauh lebih cantik, dibanding menggunakan kunyit biasa. Yang lainnya, untuk sambal terong yang cantik, tumis irisan bawang merah dan potongan terong lebih dulu. Bumbu dimasukkan saat terong sudah terlihat agak layu. Warna hijau terong bulat, jauh lebih cantik dan tidak menghitam.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN