Mohon tunggu...
Muhammad Fathurrahman
Muhammad Fathurrahman Mohon Tunggu... Lainnya - Peneliti

Peneliti, Pengajar, Designer

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Pemberdayaan Masyarakat melalui Ecofarming di Distrik Makbon: Lahan Berkualitas & Ekonomi Berkembang

2 September 2023   14:26 Diperbarui: 2 September 2023   14:28 143
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pengabdian Kepada Masyarakat dari Peneliti UNAMIN. Sumber Foto : Dokumentasi Pribadi

Sorong, 19 Agustus 2023 - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sorong, dalam skema Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang kompetitif nasional, telah berhasil melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dengan fokus utama pada pengembangan sumber daya alam melalui prinsip ecofarming. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas lahan pertanian dan ekonomi masyarakat di Distrik Makbon. 

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Kampung Batu Lubang, diresmikan oleh Kepala Kampung, Bapak Ananias Mili. Tim pelaksana terdiri dari Ketua Febrianti Rosalina, S.Si., M.Si (Prodi Agroteknologi) serta anggota tim, yaitu Rais Dera Pua Rawi, SE., MM (Prodi Manajemen) dan Mohammad Arief Nur Wahyudien, ST., MT (Prodi Teknik Industri). 

Kegiatan pemberdayaan ini memiliki fokus utama pada pengembangan sumber daya alam dengan prinsip ecofarming untuk meningkatkan kualitas lahan pertanian dan ekonomi masyarakat di Distrik Makbon. Dalam konteks ini, penting untuk mencatat bahwa distrik tersebut memiliki potensi yang besar sebagai lahan pertanian, namun sebagian besar masyarakatnya menggantungkan mata pencaharian mereka pada pengrajin sagu, menghasilkan limbah ampas sagu yang selama ini tidak dimanfaatkan dan hanya dibuang begitu saja. 

Untuk mengatasi tantangan ini, tim pengabdian memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat dalam usaha meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengubah limbah ampas sagu menjadi produk bernilai ekonomis, seperti pupuk kompos. Dengan pendekatan ini, pengelolaan limbah menjadi lebih tepat dan berkelanjutan. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat mandiri dalam pembuatan pupuk kompos sehingga keberlanjutan proyek ini terjamin. 

Kegiatan PKM juga melibatkan pendampingan masyarakat dalam pengaplikasian pupuk kompos ke lahan pertanian, mulai dari pengolahan lahan hingga proses panen. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan pupuk kompos dengan efektif dan berkelanjutan. Proyek pemberdayaan ini menjadi salah satu langkah konkret Universitas Muhammadiyah Sorong dalam mendukung pengembangan sumber daya alam, kualitas lahan pertanian, serta peningkatan ekonomi masyarakat di Distrik Makbon. Harapannya, hasil proyek ini akan berdampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat setempat serta lingkungan sekitar.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun