Muhammad Fadhli
Muhammad Fadhli karyawan swasta

Coba benahi peradaban lewat kata.\r\n

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Ada Apa Ustaz KH. Fadzlan Minta Maaf pada Masyarakat Adat Papua?

4 April 2018   01:20 Diperbarui: 4 April 2018   02:07 676 0 0
Ada Apa Ustaz KH. Fadzlan Minta Maaf pada Masyarakat Adat Papua?
KH. MZ. Fadzlan Rabbany Garamatan saat konferensi pers, didampingi Ketua MUI Papua KH. Saiful Islam Al Payage (Dok. Perwira Management)

PADANG - Sehubungan dengan beredarnya video ceramah yang sengaja diselewengkan oleh oknum tak bertanggung jawab, Ustaz KH. Fadzlan Garamatan didampingi oleh Ketua MUI Papua KH. Saiful Islam Al Payage melakukan konferensi pers pada hari Senin, 2 April 2018 jam 16.00 WIB di Rumah Makan Abunawas, jalan Matraman Raya No.15, Kebun Manggis Matraman - Jakarta Timur.

"Saya bersyukur dan berterimakasih kepada Allah karena masalah Video Ustaz Fadzlan Garamatan, beliau dengan hati yang sangat mulia, hati yang sangat bersih, beliau mau minta maaf," ujar Kiai Haji Saiful saat melakukan tabayun bersama Ustaz Fadzlan di Jakarta, Senin (2/3).

Pada konferensi pers itu, KH. Fadzlan Garamatan dengan hati yang tulus meminta maaf pada masyarakat Papua, meskipun video itu hanyalah fitnahan pada dirinya.

Adapun video yang diselewengkan tersebut adalah video ceramah KH. Fadzlan Garamatan pada beberapa tahun lalu yang dengan sengaja dipotong-potong, diedit, dan disebar di internet oleh oknum penghasut, untuk tujuan tertentu.

KH. Fadzlan Garamatan tidak ingin hasutan ini berpengaruh pada kerukunan antar umat beragama di Papua, yang sudah berjalan harmonis sejak dulunya. Jangan sampai berimbas dengan pelarangan azan dan pelaksanaan ibadah berpengeras suara, serta bangunan Masjid Al Aqsha di Sentani -- Papua.

Pada acara konferensi pers tersebut, KH. Fadzlan Garamatan juga keluarkan surat resmi permohonan maafnya. Sesuai surat aslinya, isinya disalin sebagaimana berikut;

-----

Lembaga Sosial Da'wah dan Pembinaan SDM  Kawasan Timur Indonesia

Kepada Yth,

Seluruh Masyarakat Adat Papua

di Pesisir, Pantai, Lembah, Bukit, dan Pegunungan

Hal: Permohonan Maaf

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Bismillahirrahmanirrahiim

Dengan hormat,

Mencermati perkembangan media sosial belakangan ini, berkaitan dengan kesalahpahaman terhadap isi ceramah saya pada sebuah kajian di Jakarta beberapa tahun yang lalu, yang sengaja diviralkan lewat sebuah potongan video pendek, yang kemudian menimbulkan gangguan pada tatatan kehidupan yang telah terjalin dan terjaga dalam kebersamaan kehidupan adat istiadat di masyarakat.

Serta dalam rangka menjunjung tinggi suasana ketertiban dan keamanan yang kondusif, yang telah memberi ruang kebebasan beribadah kepada seluruh umat beragama di tengah masyarakat di negeri ini, juga dalam rangka memelihara dan menjaga keutuhan bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdaulat.

Bersama ini sava: Ustaz Muhammad Zaaf Fadzlan Rabbany Garamatan, putra adat asli Papua, kelahiran Kampung Patipi Pulau (Nusa), Distrik Teluk Patipi, di bawah Petuanan Raja Patipi, Kab. Fakfak, Papua Barat, sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Papua, menyampaikan:

Permohonan Maaf kepada seluruh masyarakat adat Papua, atas kesalahpahaman dalam memahami isi kandungan video ceramah saya, yang telah diviralkan oleh pihak/oknum yang tidak bertanggunjawab. Yang secara sengaja atau tidak, telah menimbulkan ketersinggungan serta bibit perpecahan di antara elemen umat beragama.

Dimana selama ini kerukunan antara umat beragama di seluruh Papua, telah tertata dan terjaga dengan baik dari leluhur, bahkan telah menjadi ketauladan dalam memelihara pranata sosial dengan falsafah adat "Satu Tungku Tiga Batu".

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2