Mohon tunggu...
M Andy Bagus Izzulhaq
M Andy Bagus Izzulhaq Mohon Tunggu... Freelancer - Freelance / Penulis

Freelance dan Bagian dari Jurnalis UMM

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Mahasiswa Fakultas Hukum UMM Raih Juara 3 di Kompetisi Formasi Low Fair 2022

7 Desember 2022   13:48 Diperbarui: 7 Desember 2022   14:17 63
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Juara 3 Kompetisi Low Fair 2022 (Dokpri)

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali raih prestasi membanggakan. Prestasi kali ini, diketahui berhasil diraih oleh mahasiswa dari Prodi Ilmu Hukum, yang berhasil meraih juara 3 dalam Kompetisi Debat Konstitusi Nasional Formasi Low Fair 2022. Tidak berbeda dengan pelaksanaan tahun lalu, pada tahun ini, pelaksanaan kompetisi ini kembali dilaksanakan secara luring di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada tanggal 17 November hingga 19 November 2022 lalu. 

Total terdapat 16 video kompetisi dari mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi (baik PTN maupun PTS) yang mengikuti kompetisi ini di tingkat nasional. Adapun perwakilan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari mahasiswa prodi ilmu hukum yang berhasil memenangkan kompetisi diantaranya, Ibnu Khairudin Weul Artafella (2019), Puji Rahayu (2020), dan Yogi Syahputra Al Idrus (2020). Mereka merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Hukum UMM angkatan 2019 dan 2020.

Pelaksanaan kompetisi debat diikuti oleh beberapa Universitas, seperti Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Pancasila, Universitas Islam Indonesia, Universitas Islam Sultan Agung Semarang, Universitas Widyagama Mahakam, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Universitas Mataram. Masing-masing dari Universitas wajib membentuk delegasi untuk mengikuti lomba tersebut.

Konsep debat di Formasi Law Fair 2022 adalah Debat Konstitusi, mengangkat tema besar yang menjadi pedoman berkaitan dengan "Penegakan Hukum Pemilu melalui Re-aktualisasi Nilai-nilai Konstitusional".Dalam pembahasannya, bahwa pemilu yang jujur dan adil membutuhkan peraturan perundang-undangan pemilu beserta aparat yang bertugas menegakkan peraturan perundang-undangan pemilu dan cara mengatasi masalah penegakan hukum pemilu melalui materi peraturan perundang-undangan pemilu yang harus dilengkapi, diperjelas, dan dipertegas. 

Proses seleksi kompetisi debat Formasi Low Fair 2022 dibuka dengan babak penyisihan secara daring, melalui pengiriman video penyisihan dari masing-masing delegasi. Tahap selanjutnya, tim yang dinyatakan lolos ke babak 8 besar wajib bertanding secara luring di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Kompetisi debat diseleksi oleh juri yang ahli dalam bidang hukum dan total keseluruhan berjumlah 6 orang yang berasal dari Guru Besar dan Dosen aktif Universitas Mataram.

Ibnu Khairudin selaku peserta kompetisi Debat Konstitusi Nasional Formasi Low Fair 2022, saat diwawancarai, telah menyampaikan bahwa dukungan dari Fakultas Hukum berperan penting dalam membimbing tim, untuk semakin mematangkan persiapan, demi kelancaran saat mengikuti kompetisi ini di tingkat nasional mendatang. Ia telah beberapa kali ikut kompetisi dan menang Debat Nasional, salah satunya Formasi Low Fair 2022. Dengan bermodal pemahaman analytical thinking dan critical thinking, dan mencari informasi lomba yang berada di Instagram, mahasiswa angkatan 2019 tersebut sukses meraih kejuaraan. Total ada 7 kejuaraan dalam kompetisi yang berbeda.

 "Alhamdulilah untuk kompetisi debat nasional sendiri mulai dari debat hukum hingga debat politik sudah 10 kali ikut dan 7 kali berhasil menang mulai juara 1, juara 2 dan Juara 3 hingga Best Speaker 2 kali," ucapnya.

 Mengakhiri penyampaiannya, Ibnu memotivasi teman-teman lainnya agar tetap semangat mengembangkan pemahaman intelektual secara intensif, dengan mengikuti LSO atau organisasi kecil untuk meningkatkan keahlian dan sekaligus belajar hal baru yang belum kita ketahui. 

 "Harapan saya tentunya dijaga konsisten semangat dari teman-teman Mahasiswa-Mahasiswi UMM, senantiasa dikembangkan pemahaman analytical thinking dan critical thinking, serta support penuh dari Universitas," ujarnya.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Hukum Selengkapnya
Lihat Hukum Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun