Mohon tunggu...
Muhamad Albi Maulana
Muhamad Albi Maulana Mohon Tunggu... Sejarawan - PENDENGAR, PEMBELAJAR, PEMBACA

DAILY CONTENT: - SENIN : CERITA (BEBAS GENRE) - RABU : ARTIKEL (BEBAS GENRE, MENGUTAMAKAN PERISTIWA TERKINI YANG RAMAI DIPERBINCANGKAN) - JUM'AT : ON THIS DAY (OTD) DALAM SEJARAH DUNIA

Selanjutnya

Tutup

Metaverse Artikel Utama

Rapor Kontingen E-Sport Indonesia di SEA Games 2021, Sandiaga Uno: Momentum Bangkitnya Industri E-Sport di Indonesia

23 Mei 2022   13:00 Diperbarui: 23 Mei 2022   17:08 1865
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Tim nasional Esports Indonesia merayakan keberhasilan meraih medali emas dan perak di nomor pertandingan Free Fire dalam ajang SEA Games 2021 Vietnam, Minggu (15/5/2022). Foto: PBESI via Kompas.com

Dimulai dari tanggal 12-23 Mei 2022, Event Akbar Olahraga Di Asia Tenggara, SEA Games 2022 telah resmi selesai. Dalam pagelaran SEA Games kali ini, Kontingen Indonesia berhasil meraih peringkat ke 3 dengan Torehan 69 Medali Emas dibawah Thailand dengan perolehan 93 Medali Emas dan Vietnam yang memperoleh 206 Medali Emas. 

Catatan ini dinilai mencapai target yang diinginkan oleh Presiden Joko Widodo yang ingin Kontingen Indonesia berada di 3 Besar dalam pagelaran SEA Games kali ini. 

Beberapa cabang olahraga yang menyumbangkan medali bagi Indonesia adalah Cabang Olahraga Basket, Angkat Besi, Kano, Kayak dan lain sebagainya. Namun, yang menjadi sorotan adalah Cabang Olahraga E-Sport yang juga ikut serta dalam menyumbangkan medali untuk Indonesia.

Dari 5 Kategori Games yang dimainkan (Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, FIFA, dan Cross Fire), 4 diantaranya berhasil menyumbangkan medali untuk Indonesia. Perolehan Emas Indonesia untuk Cabang E-Sport dibuka dari Kategori Free Fire. 

Dengan mengirimkan 2 Tim (Tim Garuda dan Tim Rajawali), Kontingen Free Fire Indonesia memperoleh catatan gemilang dengan menempati peringkat 1 dan 2 dengan masing-masing memperoleh 3 Booyah dengan perolehan 236 poin dan 1 Booyah dengan perolehan 198 poin. Hasil ini membuat Kontingen Indonesia berhak mendapatkan 1 Emas dan 1 Perak untuk cabang Free Fire.

Catatan Emas Indonesia sebenarnya berpeluang bertambah dalam kategori Mobile Legends, Namun Harapan itu pupus setelah Kontingen Indonesia dikalahkan Kontingen Filipina dengan skor 3-1 dan harus puas memperoleh Medali Perak. Catatan ini meneruskan catatan gelaran SEA Games 2019 di Filipina yang juga mendapatkan Medali Perak di Kategori yang sama. 

Kemudian catatan medali Kontingen Indonesia di cabor E-Sport berlanjut di Kategori Cross Fire. Sebelumnya, Kontingen Indonesia berpeluang lolos ke Grand Final lewat Lower Bracket, Namun langkah mereka dihentikan oleh Filipina dengan skor 3-0. Dengan hasil ini, Kontingen Indonesia berhak atas Medali Perunggu.

Sumber: kopiflor.id  
Sumber: kopiflor.id  

Torehan Emas terakhir di cabang E-Sport ditutup dengan apik oleh Kontingen PUBG Mobile Indonesia. Bertanding dengan mengirimkan 2 tim di Team Mode. Tim Indonesia 2 yang berisikan Luxxy, Ryzen, Jayden, Genfos, dan Svafvel berhasil memperoleh 163 Poin disusul oleh Vietnam 1 dengan 156 Poin dan Malaysia 1 dengan 148 Poin. 

Sedangkan Indonesia 1 yang beranggotakan Microboy, RedFace, Potato, Katou dan Alan harus puas berada di Peringkat 6 dengan perolehan 133 Poin. Dengan catatan tersebut, Cabor E-Sport Indonesia sudah menyumbangkan 2 Emas, 2 Perak dan 1 Perunggu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun