Mohon tunggu...
Muhamad Baiul Hak
Muhamad Baiul Hak Mohon Tunggu...

Awardee LPDP Kemenkeu RI II Studies Master of Applied Economic II The University of Adelaide

Selanjutnya

Tutup

Muda Pilihan

Kado Kemerdekaan dari Pejuang Muda Indonesia

18 Agustus 2016   10:36 Diperbarui: 18 Agustus 2016   10:48 0 0 0 Mohon Tunggu...
Kado Kemerdekaan dari Pejuang Muda Indonesia
pejuang-muda-indonesia-57b52b1590fdfd0614b18c52.jpg



Saya tidak sedang mengkritisi sikap beberapa warga yang apatis terhadap perayaan HUT RI. Saya ingin fokus kepada apa yang bisa kita berikan kepada bangsa ini di hari yang spesial. Layaknya sebuah perayaan ulang tahun, seyogyanya kita ikut bahagia dan mencurahkan kebahagiaan itu kepada sekitar. Memberikan kado terbaik kepada Indonesia yang telah begitu banyak membahagiakan kita.

***

17 Agustus 2016, Indonesia meniup lilin ulang tahun yang ke-71. Sebuah usia yang jika kita konversi ke umur manusia, maka akan terlihat renta. Tentu di usia inilah, manusia sudah melihat dan menikmati jerih payah perjuangan semasa muda. Tinggal manusia menikmati hasil kerja keras sambil menunggu untuk kehidupan selanjutnya.

Perjalanan menuju kehidupan selanjutnya tentulah seorang manusia akan menyiapkan semua hal yang dibutuhkan. Perbekalan yang akan bermanfaat dalam kuantitas yang cukup terus mereka kumpulkan demi sampainya pada tujuan yang sebenarnya, tujuan mereka ada di dunia ini.

Pun dengan Indonesia, bangsa besar dengan ribuan pulau memiliki beberapa fase kehidupan yang tentu setiap tahapnya ada pencapaian yang harus diraih sebelum mencapai tujuan utama. Tujuan bangsa ini lahir sudah sama-sama kita hafal sebagaimana yang terkandung dalam UUD 1945. Memang dibutuhkan kerjasama yang apik dari semua lapisan masyarakat untuk mewujudkan cita para founding fathers kita. Termasuk di dalamnya adalah pemuda-pemudi Indonesia.   

Karena itulah, muncul kesadaran para pemuda untuk berkontribusi nyata untuk Indonesia tercinta. Berbagai cara pengabdian terus digaungkan sebagai bentuk ekspresi jiwa muda. Kita tidak akan sulit menemukan para pemuda yang menciptakan lagu untuk membangkitkan gelora Indonesia. Komunitas pecinta alam tumbuh subur hampir di semua wilayah hingga komunitas yang fokus terhadap masalah social-kemasyarakatan banyak bermunculan.

Pejuang Muda Indonesia (PMIA) contohnya. Komunitas yang diinisiai oleh Ratih Kartika ini lahir sebagai bentuk kepedulian terhadap masalah social-kemasyarakatan. Didirikan di Jogjakarta 5 September 2015, komunitas yang awalnya bernama Sedekah Apa Saja menjelma menjadi komunitas PMIA yang bertujuan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung. Dengan jargon Bergerak, Berbagi, dan Menginspirasi. Komunitas ini memiliki beberapa program, diantaranya Sedekah Apa Saja (SAS) in Action, Sahabat Pendidikan Indonesia, Ayo Hijrah Bareng dan Masa Kecilku Bahagia.

Saya pun tergerak untuk ikut andil menjadi volunteer di PMIA yang pada akhirnya saya pun menginisiasi terbentuknya PMIA Chapter Lombok.  17 Agustus 2016 yang bertepatan dengan hari kemerdekan bangsa Indonesia kami pilih sebagai hari di deklarasikan PMIA Chapter Lombok.

Kemarin tepatnya, kami Launching PMIA Chapter Lombok dirangkaikan dengan pelaksanaan program SAS in Action. Kami membagikan beberapa paket sembako sebagai kado kemerdekaan bagi mereka yang ada dipesisir pantai. Mereka yang jauh dari pusat perayaan HUT RI. Entah mereka memang tidak mau datang ke acara perayaan atau mungkin mereka tidak tahu jika tanggal 17 Agustus adalah hari kemerdekaan tanah tempat mereka tinggal.

Saya tidak sedang mengkritisi sikap beberapa warga yang apatis terhadap perayaan HUT RI. Saya ingin focus kepada apa yang bisa kita berikan kepada bangsa ini di hari yang special. Layaknya sebuah perayaan ulang tahun, seyogyanya kita ikut bahagia dan mencurahkan kebahagiaan itu kepada sekitar. Memberikan kado terbaik kepada Indonesia yang telah bagitu banyak membahagiakan kita.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x