Mohon tunggu...
Mohammad Sofyan
Mohammad Sofyan Mohon Tunggu... Dosen - Business Administration

Programer penelitian sosial ekonomi. Saat ini menjabat sebagai Sekretaris Program Studi Ilmu Administrasi, Sekolah Pascasarjana Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Kereta Api Ekonomi Transportasi Massal(ah)

4 Desember 2022   08:22 Diperbarui: 4 Desember 2022   08:30 158
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
dokpri: Suasana dalam gerbong

Tidak dapat dipungkiri Kereta Api merupakan transportasi massal yang sangat efektif dan efisien dalam mengangkut penumpang dan barang ke berbagai tujuan. Di berbagai negara telah mengembangkan kereta api dengan teknologinya yang canggih dan nyaman bagi penumpangnya dengan harga/biaya terjangkau. Jalur kereta api di negara maju di desain dengan memperhatikan dan memperhitungkan keamanan dan keselamatan sedetail dan menerapkan teknologi tepat guna nan canggih.

Di Indonesia, kereta api memiliki sejarah panjang yang bermawal dari perusahaan jawatan sampai dengan persero saat ini, mulai dari ketidak disiplinan penumpang sampai dengan disiplin dan tertibnya penumpang saat ini. Dan dari mulai perbedaan kelas mulai dari ekonomi sampai dengan kelas eksekutif. Yang mana dahulu jika kita menaiki kereta ekonomi, seperti kereta anak tiri, karena jika kereta eksekutif akan melewati jalur, maka kereta ekonomi akan berhenti dan mempersilahkan kereta eksekutif melintasi jalur.

Sekarang telah berinovasi menyatukan kelas ekonomi dan bisnis serta eksekutif dalam rangkaian yang sama, sehingga tidak terjadi peng istimewaan jalur. Sehingga penumpang ekonomi dan penumpang bisnis maupun eksekutif akan sampai pada tujuan dengan waktu yang sama.

Dahulu kala, kereta api ekonomi identik dengan penumpang yang berdesak-desakan antara penumpang itu sendiri dengan pedagang asongan yang mengais rezeki di dalam kereta.  Saat ini pemandangan tersebut telah hilang terganti dengan pemandangan nyaman, bersih dan tertibnya penumpang tanpa terganggu dengan pedagang asongan di dalam kereta. 

Namun, masih menjadi catatan dan perlu mendapat perhatian dan solusi ke depan mengenai tempat duduk/bangku kelas ekonomi yang menurut kami masih kurang nyaman apalagi untuk lanjut usia dan wanita hamil dan dengan perjalan jauh. Tempat duduk/bangku terlalu tegak sehingga mengurangi kenyaman penumpang, apalagi dengan jarak tempuh yang jauh.

Masalah tempat duduk/bangku ini yang masih menjadi sorotan dan perbincangan hangat di masyarakat khususnya penumpang kereta api kelas ekonomi, memang ada seloroh jika ingin nyaman gunakan kelas bisnis atau eksekutif. Namun itu bukan solusi, itu adalah pilihan bagi mereka yang memiliki biaya lebih banyak untuk membeli tiket kereta api kelas bisnis atau eksekutif.

Yah, kami penumpang kelas ekonomi tidak sampai menginginkan kenyamanan tempat duduk/bangku seperti kelas bisnis atau kelas eksekutif, cukup memperhatikan posisi sandaran kursi agar nyaman untuk bersandar dan duduk, utamanya bagi lansia/manula dan ibu hamil. Semoga kedepannya Kereta Kelas Ekonomi pun menjadi kereta yang nyaman bagi penumpangnya utamanya penumpang dengan pernghasilan menengah ke bawah.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun