Mohon tunggu...
Mochamad Syafei
Mochamad Syafei Mohon Tunggu... Guru - Menerobos Masa Depan

Kepala SMP Negeri 52 Jakarta. Pengagum Gus Dur, Syafii Maarif, dan Mustofa Bisri. Penerima Adi Karya IKAPI tahun 2000 untuk buku novel anaknya yang berjudul "Bukan Sekadar Basa Basi".

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Sampah Itu Berbentuk Buku

6 Desember 2023   06:09 Diperbarui: 6 Desember 2023   06:12 137
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pernah ditawarin sebuah buku oleh seorang teman?

Saya pernah.  Beberapa kali. Dia menawarkan buku itu dengan bangga.  Bahkan harganya  lumayan  tinggi untuk sebuah buku dengan ketebalan atau jumlah halaman seperti itu.

Dia bercerita ngalor ngidul tentang prestasi barunya sebagai penulis buku.  Tidak bertemu selama 2 tahun, dan pas ketemu lagi Dia mengaku sudah berhasil menelurkan  8 buku ber-ISBN. 

Tentunya dia menerbitkan buku sendiri.  Pokoknya, semuanya mandiri.  Termasuk pemasaran buku itu sendiri.  Dan hampir semua temannya menjadi korban.  Termasuk saya.

Fenomena menerbitkan buku sendiri sempat menjadi trend juga. Bahkan  banyak pelatihan yang menawarkan dalam satu kali mengikuti pelatihannya langsung nerbitin buku. 

Siapa yang tidak tertarik dengan cerita Dee Lestari yang menerbitkan buku sendiri dan memasarkan sendiri hingga akhirnya bukunya booming dan bahkan difilm kan?

Tapi sayang beribu sayang. 

Dengan kemudahan menerbitkan buku mandiri,  akhirnya isi buku tak ada yang menyupervisi.  Artinya, apa pun yang ditulis oleh si penulis akan lolos begitu saja. Apa saja. Termasuk jika si penulis cuma menuangkan sampah sampah busuk dalam bukunya. 

Jumlah penerbitan buku yang melonjak tentu bukan sebuah kebahagiaan,  bukan sebuah prestasi.  Buku buku yang diterbitkan secara mandiri cenderung hanya onggokan sampah pemikiran.  Dan onggokan sampah itu berwujud buku. 

Kembali ke cerita teman saya itu. Yang dalam 2 tahun sudah menerbitkan 8 buku. Kira kira apa yang dituangkan dalam bukunya? Seandainya,  dia seorang pembaca yang tekun,  berapa buku yang sudah dibaca selama 2 tahun untuk menghasilkan 8 buku?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun