Mochamad Syafei
Mochamad Syafei pegawai negeri

Guru SMP Negeri 135 Jakarta. Pernah juga mengajar di SMP N 228 Jakarta. Suka Menu Lis dan Me Mba Ca. Agar tidak jadi gila ....

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Seandainya Novanto Mau Melarikan Diri

5 Oktober 2017   16:56 Diperbarui: 6 Oktober 2017   01:02 1146 5 2
Seandainya Novanto Mau Melarikan Diri
diambil dari iran daily.com

Tidak bermaksud menulis tentang politik Novanto.  Bosen.  Gak ada perubahan yang menggembirakan.  Biar sajalah.  Kita lihat sisi lain dari Bapak Yang Terhormat Setya Novanto saja.  Lebih asyik.  Tidak jantungan.

Disinyalir Novanto memang sakit jantung.  Anggap saja benar.  Karena tak mungkin ada dokter yang akan berani mengorbankan kredibilitasnya untuk sesuatu yang tak ilmiah.

Terus maksudnya?

Ternyata olahraga lari memiliki banyak manfaat bagi kesehatan si pelari tersebut.  Olahraga paling murah (jika tidak memakai sepatu mahal) ini, memang olahraga paling klasik dan akan terus digemari oleh siapa pun orangnya.  Bahkan orang-orang kreatif mungkin akan mampu menciptakan olahraga lari secara virtual. 

Salah satu indikasi banyaknya pecinta olahraga lari, adalah selalu membludaknya peserta lomba lari kapan pun di mana pun.  Bukan hanya ratusan, terkadang malah mencapai ribuan.  Maka, layak olahraga ini menjadi olahraga favorit.

Pernah lihat hari bebas kendaraan di jalan Sudirman - Thamrin?  Apa yang bisa disaksikan di sana? Tak bukan dan tak lain hanyalah orang lari yang tak ada habis-habisnya.

Apa maksud judul di atas?

Seandainya Novanto mau melarikan diri bukanlah kabur ke luar negeri seperti Nazarudin atau para tersangka lain yang sama sekali tak memiliki tanggung jawab terhadap perbuatannya.  Maksud dari melarikan diri adalah menjalankan olahraga lari secara teratur.  Jika Novanto melakukan olahraga lari kemungkinan dia tak akan terserang penyakit jantung koroner meskipun dijadikan tersangka atau bahkan sudah dijadikan terdakwa sekali pun.  Karena, orang yang hobi olahraga lari, pasti memliki jantung yang kuat.  Jantung yang tak mudah tersumbat oleh apa pun.

Selain mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung, olahraga lari juga bisa menurunkan berat badan.  Ibu-ibu yang biasanya ngerumpi sambil ngemil sehingga badan makin subur, bisa melakukan olahraga lari untuk melangsingkan tubuh.  Tak elok lari sambil ngemil, kan?

Bahkan osteoporosis pun bisa dicegah dengan selalu rajin melakukan olahraga lari.  Boleh lari pagi atau lari sore.  Bahkan sekarang banyak yang lari malam, walau dengan catatan jangan terlalu malam karena takut dikira pencuri.  Eh, kesehatan lutut juga terjaga.

Tetangga saya yang sudah pensiunan, hingga kini masih sigap.  Apa olahraganya?  Dia selalu rajin lari.  Sering saya melihatnya lari sendiri (karena istrinya sudah meninggal dan tak mungkin diajak atau mencari yang baru karena cintanya yang besar).  Lebih sering pagi.  Dia selalu cerita manfaat lari pada saya, walau lebih banyak saya kurang tertarik karena belum menyadarinya.  Mudah-mudahan setelah menulis tulisan ini, saya sendiri sudah sedikit bisa lebih rajin lari.

Bahkan dia sering bilang tentang kejuaraan lari.  Kalau ikut lomba lari seperti Mandiri Jakarta Marathon 2017, maka manfaat lari bukan sekadar kesehatan tapi juga uang.  

Masih malas lari dan bisa terserang jantung koroner?

Ayo, kita melarikan diri.

Seandainya Novanto melarikan diri, maka dia akan memiliki kesehatan yang prima.