Mohon tunggu...
EGOST
EGOST Mohon Tunggu...
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Hujan Meteor

2 Maret 2019   09:45 Diperbarui: 2 Maret 2019   10:21 0 0 0 Mohon Tunggu...

Hujan Meteor terjadi karena adanya serpihan meteoroid yang memasuki atmosfer bumi.Hujan meteor yang melintasi angkasa tentu menjadi tontonan yang indah.Terlihat seperti benda yang memancarkan cahaya atau kembang api.

Hujan meteor ini terjadi karena adanya Revolusi Bumi yang membawa bumi berdekatan dengan lokasi serpihan itu.Sehingga,memungkinkan beberpa serpihan itu memasuki Atmosfer bumi yang terbakar dan tampak seperti bola-bola cahaya.Meteor itu bergerak berlawanan dengan arah gerakan bumi.

Kecepatan geraknya bisa mencapai 72 km/detik.Hujan meteor ini terjadi sekitar 219 tahun yang lalu,tepatnya pada 12 November 1799 yang pertama kali terekam.        

 Seorang astronot yang berasal dari Amerika Serikat bernama Andres Ellicott Douglass.Astronot ini melihat hujan meteor Leonids melalui kapal di Florida Keys.Lalu,Dauglass menuliskan fenomena ini dalam sebuah jurnal bahwa "Seluruh Surga Terlihat".Seolah mendapat penerangan di langit.Setelah 32 tahun,pada 12-13 November 1833 Hujan Meteor Leonids kembali turun.Beberapa astronot mencatat jumlah meteor yang terjadi selama beberapa jam itu berpadu dengan kecepatan tinggi.

Jadi,dilihat dari beberapa sumber.Hujan meteor ini sangat di tunggu-tunggu oleh banyak khalayak orang.Dan suatu keindahan alam yang patut di abadikan.

Sumber: Hari Ini dalam Sejarah: Hujan Meteor Pertama Tercatat Manusia

Penulis : Fitria Ainun Badriah 

Kelas : XII MIPA 3