Mohon tunggu...
Milisi Nasional
Milisi Nasional Mohon Tunggu... Buruh Tulis

Baca, Tulis, Hitung

Selanjutnya

Tutup

Politik

Sutiyoso Dukung Prabowo, Kepala BIN Netral, Jokowi Ditinggalkan?

16 April 2019   18:49 Diperbarui: 16 April 2019   19:34 1170 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sutiyoso Dukung Prabowo, Kepala BIN Netral, Jokowi Ditinggalkan?
sumber gambar: rmol.com

Hari-hari menjelang pemilu dukungan kepada calon Presiden Prabowo Subianto terus mengalir, mantan Kepala BIN sekaligus Gubernur Jakarta Sutiyoso menyampaikan dukungan kepada Prabowo Subianto. Kabar tersebut dibenarkan oleh Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono. Menurutnya, dukungan tersebut disampaikan langsung oleh mantan Gubernur DKI Jakarta itu kepada Prabowo. "Ya Sutiyoso datang (ke Hambalang) memberikan dukungan," kata Arief. (15/4)

Di tengah kabar simpang siur yang dihembuskan oleh wartawan asing Allan Nairn terkait laporan intelijen yang menyudutkan Prabowo Subianto. Jelas dukungan Sutiyoso terhadap Prabowo Subianto adalah sesuatu yang sangat berarti, juga menjadi sinyal bahwa tulisan intelijen Allan Nairn tersebut hanyalah laporan intel kacangan, yang disewa untuk membocorkan informasi yang dapat digunakan untuk menggirig opini secara sesat.

Menjelang hari pencoblosan tanggal 17 April 2019 manuver-manuver politik dengan jalan membocorkan informasi simpang siur sangat acap terjadi, informasi yang digunakan untuk menggoyangkan keyakinan pemilih agar mengalihkan pilihannya secara terang sangat terlihat.

Bahkan sampai wartawan asing harus turun tangan dalam mengoperasikan pembentukan opini sesat tersebut dalam rangka menjegal Prabowo Subianto. Jelas sudah ada yang mencium aroma kemenangan Prabowo-Sandi dan mencoba memberikan gangguan terhadap potensi kemenangan tersebut, dengan cara menghembuskan opini-opini yang dapat mempengaruhi public secara luas dengan informasi yang tidak benar. Arief Poyuono selaku orang yang namanya disebut Allan Nairn menjaminkan kenetralan BIN yang dia konfirmasi langgsung pada Budi Gunawan selaku Kepala Badan Intelijen. "Saya sudah tanya dengan mas BG (Budi Gunawan Kepala BIN), Enggak ada itu Rif. BIN Netral. Mas Arief, BIN hanya membela NKRI dan Pancasila".

Petinggi BIN terdahulu, Suitiyoso dan Kapala BIN saat ini Budi Gunawan, telah bersikap secara jelas. Satu pihak menunjukkan dukungannya pada Prabowo Subianto, yaitu Sutiyoso dan netral sebagai aparatur negara yang hanya menunjukkan kesetian dalam membela NKRI dan Pancasila, bukan penguasa yang sedang memerintah.

Berita yang Allan Nairn ciptakan sepertinya hanya upaya siulan yang mengarapkan badai datang memporak-porandakan dukungan kepada Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sayangnya itu tidak berhasil, laporan yang Allan Nairn buat berhasil dipatahkan dengan piawai oleh BPN, juga telah dikonfirmasi kejelasannya oleh BIN yang secara tegas netral dalam kontestasi Pilpres 2019.

Barisan dukungan baru terhadap Prabowo-Sandi, Ustad Abddul Somad, Aa Gym, Ustad Adi Hidayat, Jenederal Gatot Nurmantyo, Dahlan Iskan, dan Sutiyoso jelas membawa dampak signifikan dan memantapkan kemenangan Prabowo-Sandi. Deklarasi dukungan tersebut yang mungkin dikhawatirkan oleh kubu petahana Joko Widodo-Maruf Amin. Tren dukungan positif terhadap Parbowo-Sandi itu yang coba dimanfaatkan oleh Allan Nairn untuk mencuri perhatian publik dan membuat namanya viral diperbincangkan. Allah terkenal sekali dengan jurnalis asing yang piawai memainkan wacana di akhir-akhir waktu menjelang pencoblosan untuk meroketkan namanya di publik.

Sayangnya Allan Nairn tidak paham, bahwa tidak akan ada yang mampu menahan laju datangnya musim semi. Pemimpin baru akan tetap lahir, apapun halangannya, 17 April 2019 Prabowo-Sandi akan tetap memang Pilpres 2019.

Sumber:
http://www.rmolbanten.com/read/2019/04/16/7570/Mantan-Kepala-BIN-Dukung-Prabowo-Subianto-
https://tirto.id/laporan-allan-nairn-gerindra-dokumen-palsu-bin-sudah-klarifikasi-dmbi
http://www.rmollampung.com/read/2019/04/16/9006/Yakin-Menang,-Bang-Yos-Datang-Temui-Prabowo-
https://www.suara.com/news/2019/04/16/113745/sebar-fitnah-ke-prabowo-allan-nairn-akan-dilaporkan-ke-bareskrim-hari-ini

VIDEO PILIHAN