Mohon tunggu...
Merza Gamal
Merza Gamal Mohon Tunggu... Konsultan - Pensiunan Gaul Banyak Acara

Penulis Buku: - "Spiritual Great Leader" - "Merancang Change Management and Cultural Transformation" - "Penguatan Share Value and Corporate Culture" - "Corporate Culture - Master Key of Competitive Advantage" - "Aktivitas Ekonomi Syariah" - "Model Dinamika Sosial Ekonomi Islam" Menulis untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman agar menjadi manfaat bagi orang banyak dan negeri tercinta Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Angkatan Kerja Generasi Z dan Penghentian Perubahan Iklim

7 November 2023   20:22 Diperbarui: 7 November 2023   20:34 610
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Gambar olehan Merza Gamal,  sumber: McKinsey.com

Menggugah Keterlibatan Pekerja dan Masa Depan Berkelanjutan

Di era yang semakin terfokus pada kesadaran lingkungan dan keberlanjutan, pertanyaan yang mungkin muncul adalah, ketika seseorang menerima tawaran pekerjaan, apa yang seharusnya menjadi pertimbangannya?

Layanan kesehatan yang disponsori perusahaan, tunjangan liburan yang menggiurkan, atau keseimbangan kerja yang sehat?

Semua itu sangat penting. Namun, apa jika tidak ada tujuan lingkungan yang jelas di tempat kerja? Mungkin saatnya untuk mempertimbangkan ulang pilihan Anda.

Seperti yang diamati, konsumen Generasi Z yang sadar lingkungan seringkali membuat keputusan pembelian berdasarkan klaim lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) suatu merek.

Tidak hanya sebagai konsumen, Generasi Z juga menerapkan prinsip-prinsip ini dalam pemilihan pekerjaan mereka. Ini menghasilkan apa yang sekarang kita kenal sebagai "climate quitters."

Climate Quitters: Mengambil Tindakan Berani

Apa itu "climate quitters"? Istilah ini mengacu pada pekerja yang memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan mereka atau menolak tawaran pekerjaan karena merasa bahwa perusahaan yang bersangkutan tidak memenuhi standar ESG yang diharapkan.

Climate Quitters adalah pionir yang dengan berani memilih integritas lingkungan dan sosial di atas keuntungan finansial. Dalam dunia yang semakin terhubung dan terinformasi, para climate quitters adalah pahlawan modern yang menyuarakan perubahan melalui tindakan nyata.

Sebuah survei pada tahun 2022 terhadap 2.000 pekerja kantoran di Inggris menemukan bahwa setidaknya setengah dari pekerja berusia 18 hingga 24 tahun akan mempertimbangkan untuk meninggalkan pekerjaan karena kebijakan net-zero yang diterapkan perusahaan, dibandingkan dengan sekitar sepertiga pekerja di semua kelompok usia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun