Mohon tunggu...
Yovinus
Yovinus Mohon Tunggu... laki-laki

Hidup itu begitu indah, jadi jangan disia-siakan. Karena kehidupan adalah anugerah Tuhan yang paling sempurna bagi ciptaanNya

Selanjutnya

Tutup

Digital Pilihan

Internet Super Murah ala Elon Musk

3 Juni 2020   15:47 Diperbarui: 3 Juni 2020   20:08 165 9 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Internet Super Murah ala Elon Musk
https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Elon_Musk_2015.jpg | Elon Musk, CEO Space-X

Internet murah Elon Musk | Hanya Rp.150.000 Per 1.000 Gb dengan kecapatan 10.000 Mb per Detik

Akhir-akhir ini nama Elon Musk semakin moncer, setelah pada hari Sabtu, 30 Mei 2020, perusahaan SpaceX miliknya, berhasil meluncurkan astronot NASA Bob Behnken dan Doug Hurley ke orbit (teknologi.bisnis.com).

Laki-laki kelahiran Afrika Selatan tahun 1971 ini adalah pendiri Space-X, Tesla Motors, PayPall, OpenAI, SolarCity, dan Neuralink, serta beberapa perusahaan lainnya. 

Musk menyatakan bahwa dengan perusahaan-perusahaan ini didirikannya dengan tujuan mengubah dunia dan kehidupan manusia termasuk mengurangi pemanasan global melalui peningkatan produksi dan konsumsi energi terbarukan. Ia juga berharap dapat mengurangi "risiko punahnya umat manusia" dengan meningkatkan teknologi untuk hidup di planet lain, khususnya di Mars (wikipedia.org/wiki/Elon_Musk).  

Pratama Persadha, pakar keamanan siber dari Communication and Informatian Sistem Security Research Center (CISSReC) mengingatkan pebisnis provider di Tanah Air terkait dengan rencana Elon Musk membuat internet kencang dan murah. 

Dosen Etnografi Dunia Maya pada Program Studi S-2 Antropologi UGM Yogyakarta ini menilai cita-cita Elon Musk luar biasa sekaligus menimbulkan ancaman tersendiri bagi dunia bisnis di Tanah Air, seperti bisnis provider, yaitu internet kencang tanpa fiber optik karena semua full support dari satelit (sinarharapan.co/lifestyle).

Pada bulan April 2020 Space X meluncurkan 60 satelit untuk program Starlink, yaitu program internet murah. Elon Musk bercita-cita meluncurkan internet murah di akhir 2020 di Kanada dan Amerika Serikat. Paket termurah yang dipatok Elon Musk rencananya sebesar 9,99 dolar AS (Rp150 ribu) untuk 1.000 gigabyte dengan kecapatan 10.000 megabyte per detik (sinarharapan.co).

Apakah sidang pembaca sekarang sedang berada di zona nyaman, karena bisa dengan mudah mendapatkan koneksi internet hampir di seluruh wilayah Indonesia, baik melalui wifi gratis dikantoran atau berbayar seperti melalui berlangganan pribadi ataupun melalui wifi di cafe-cafe? Atau ada juga yang merasa bahwa koneksi internet di Indonesia masih begitu lamban tidak sesuai janji provider dan juga berharga mahal?

Kalau menurut penulis, terus terang saja adalah termasuk golongan yang kedua. Karena menurut pengalaman, koneksi internet di Indonesia tidak sesuai dengan janji-janji provider. Apa lagi jika dikaitkan dengan janji kecepatan akses dari provider.

Kita pasang yang kecepatannya 20 Mbps, ternyata jika ada peristiwa penting seperti misalnya pada saat pandemi Covid-19 seperti saat ini atau pada waktu malam hari, aksesnya bisa hanya pada kecepatan kbps saja, karena untuk untuk download file 5MB saja bisa membutuhkan waktu berjam-jam dan juga sering putus-nyambung kayak pacaran saja. Sehingga tanpa sadar segala nama hewan di kebun binatangpun meluncur dari mulut kita.

Belum lagi sewaktu penulis memasangnya, paketnya banyak sekali dan tidak boleh memilih, padahal yang diperlukan hanya untuk akses internet saja. Tetapi karena waktu itu tidak ada pilihan, ya apa boleh buatlah. Penulis memang tidak pernah komplain, karena kalau melihat di media sosial, komplain para pemakai dari seluruh Indonesia sudah begitu berjibun seperti laci doa di filem Bruce Almighty.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x