Menhard Richard
Menhard Richard Swasta

Bersyukur selalu dalam segala hal adalah cara terbaik agar merasa cukup dalam kehidupan. Karena hidup hanya anugerah saja dari Tuhan

Selanjutnya

Tutup

Olahraga Pilihan

Diperkuat Pasangan Juara Dunia, Manado Juara Kejurnas Bridge 2017

25 Juli 2017   14:04 Diperbarui: 25 Juli 2017   14:17 1297 2 0

Tim Gabungan Bridge Kota Manado (GABMO) akhirnya membuktikan sebagai tim Gabungan (Kabupaten dan Kota) terbaik di Indonesia dengan menjadi juara pada Kejurnas Bridge ke-55 yang berlangsung di Sidoarjo, Jatim 17-26 Juli 2017. 

Tim yang diperkuat pasangan juara dunia Senior 2014 Henky Lasut/Eddy Manoppo ditambah pemain berpengalaman Bill Mondigir, Giovani Watulingas, Harke Tulanen dan Dennis Tirayoh ini merebut gelar juara pada even paling bergengsi yakni  juara antar gabungan seri A usai mengalahkan Kabupaten Kudus di babak final dengan skor 73-62,33 Imp. 

Dari 2 stanza yang dimainkan di babak final, tim Manado unggul 48-10 di stanza pertama. Di stanza  kedua, Tim Kabupaten Kudus yang diperkuat Bambang Hartono, Bert Toar Polii, Agus Kustrijanto, Kamto, Anthony Soebraoto dan Santoso, membalas dengan kemenangan 52-25 Imp, namun kemenangan tim Kudus di stanza kedua belum cukup untuk membawa mereka ketangga juara. Gelar juara pun jatuh kepada tim Manado yang memang merupakan tim favorit juara sekaligus tim yang langganan juara.

Sebelum melangkah ke babak final, tim Manado mengalahkan saudara mereka dari Sulawesi Utara yakni Kabupaten Minahasa yang diperkuat Denny Palar, Clift Tangkuman, Fanly Korompis, Rivans Polii, Yanni Fehr dan Ronald Sumanti dengan NPC Hanny Gosal dan pelatih Ir. Jefrey Moningkey dengan skor 47-19.67 Imp di babak semifinal. 

Sementara Tim Kudus melenggang mulus ke babak final tanpa mengeluarkan energi usai menang WO atas Tim Kota Jakarta Pusat (Taufik Asbi, Robert Tobing, Julius A George, Noldy Ngantung, dan Benny Ibradi).

Dari pertandingan Play Off , Tim Jakarta Timur yang diperkuat WD Karamoy, Rizky Watuseke, Handojo Susanto, Julius Kasenda dan Hok Hien menang pada Play Off pertama melawan Tim Kota Banda Aceh dengan skor cukup telak 92-51 dan tetap bertahan di Klas A. 

Sedangkan Tim Banda Aceh yang diperkuat Zulfadli, M. Hasan, Alfian Abubakar, Teuku Azarsyah dan Said Zullhasri melakukan Play Off lagi melawan Kota Bogor yang sebelumnya memenangkan Play Off atas Tim Kota Batam dengan skor 79- 43 Imp. Kota Bogor yang diperkuat Nursamsi , Herry Gere, Dadan Waradia, Uke Saminjaya, Sumaryono dan Fakhri akhirnya menjadi Tim terakhir yang tetap bertahan di Klas A setelah berhasil menang atas Banda Aceh dengan skor 66-46 Imp.

 Kabupaten Padang Paraiman Juara Seri B

Dari hasil kategori yang paling banyak peserta, yakni Antar Kabupaten/Kota seri B, tim Kabupaten Padang Pariaman  akhirnya keluar sebagai pemenang. Tim yang diperkuat Teddy Februardi, M.Iksan, R Ady Syofian, Beni Suryadi, Desmondri, Roni Oktora dan NPC Nurda ini tampil sebagai Juara seri B, setelah pada pertandingan Final Minggu 23 Juli 2017 mengalahkan Tim Kota Bekasi yang diperkuat Vicky Manoppo, Paulus Sugandi, Syahrial, Recky kandouw, Arnold J Laseduw dan Alex Sumampouw. 

Kedua finalis ini berhak memperoleh tiket promosi ke seri A antar Gabungan pada Kejurnas berikut. Sementara Kota Padang, Kabupaten Bekasi, Kota Tomohon dan Kabupaten Indragiri Hulu melengkapi daerah yang memperoleh tiket promosi ke seri A.

Dengan hasil Kejurnas Antar Kabupaten/Kota di Sidoarjo ini, peserta seri A untuk Kejurnas berikut adalah : 1, Kota Manado, 2. Kabupaten Kudus, 3. Kota Jakarta Pusat, 4. Kabupaten Minahasa, 5. Kabupaten Kepualauan Talaud, 6. Kota Bandung, 7. Kota Bitung, 8. Kota Surabaya, 9. Kota Jakarta Timur, 10. Kota Bogor, 11. Kota Bekasi, 12. Kabupaten Padang Pariaman, 13. Kota Padang, 14. Kabupaten Bekasi, 15. Kabupaten Indragiri Hulu dan 16, Kota Tomohon.