Mohon tunggu...
Mela Amelia
Mela Amelia Mohon Tunggu... Mahasiswi UIN Raden Intan Lampung

Perbankan Syariah

Selanjutnya

Tutup

Bisnis

Mengenal Trading Forex Berbasis Syariah

21 Mei 2020   09:21 Diperbarui: 21 Mei 2020   09:22 869 1 0 Mohon Tunggu...

Trading forex (foreign exchange) atau yang biasa dikenal dengan perdagangan mata uang asing telah menjadi transaksi yang banyak diminati oleh para trader di Indonesia. Forex menjadi salah satu instrumen yang memiliki banyak peluang bisnis dengan profit yang cukup menghasilkan mengingat tingginya volume perdagangan harian diseluruh dunia dengan berbagai pilihan mata uang.

 Jenis transaksi ini juga dapat dilakukan mulai dari kalangan pengusaha hingga mahasiswa. Trading forex merupakan kegiatan yang berhubungan dengan membeli dan menjual mata uang yang berbeda-beda. Keuntungan lain transaski forex adalah broker tidak perlu menyiapkan dana yang besar layaknya investasi yang lain. 

Forex biasanya dilakukan dengan membeli sejumlah mata uang dan membayarnya menggunakan mata uang lainnya. Dalam forex, kedua belah pihak menukar mata uang untuk periode waktu tertentu dan mengembalikan di akhir periode waktu yang memungkinkan adanya swap, dimana terdapat sejumlah bunga yang harus dibayar.MUI sendiri telah menegaskan bahwa dari jenis 4 transaksi valuta asing (forex), hanya satu yang diperbolehkan yaitu SPOT, sedangkan tiga transaksi lainnya yakni Forward, Swap dan Option termasuk yang dilarang (haram). 

Namun, trader muslim tak perlu khawatir karena saat ini telah disediakan transaksi forex bebas bunga. Salah satu penawaran yang paling banyak diminati yaitu akun forex syariah atau lebih dikenal "Muslim Forex account". Keuntungan forex syariah ini adalah pertukaran mata uang dapat ditahan selama yang diinginkan oleh pengguna. Akan tetapi, jika ingin menggunakan layanan ini para trader harus mengetahui terlebih dahulu fitur dari akun yang dipilih, dengan kata lain trader perlu melakukan riset kecil berkaitan dengan tujuan utama yakni bebas bunga, biasanya sebagai pengganti adanya bunga, broker memberlakukan biaya didalamnya seperti komisi dalam jumlah tetap, batas waktu menyimpan suatu transaksi (floating position), perbedaan struktur harga, dan lain sebagainya.

Meskipun forex syariah memberikan solusi transaksi yang bebas swap maupun bunga, ada beberapa orang yang kurang menyukai fasilitas ini. Sebagian trader merasa kehilangan untuk memperoleh keuntungan yang berasal dari selisih bunga yang nilainya berbeda-beda pada tiap mata uang sesuai dengan aturan dan ketentuan dari bank sentral negara yang bersangkutan. 

Namun, penggunaan bunga juga dapat merugikan trader karena perubahan nilai bunga yang tidak menentu yang dapat menimbulkan spekulasi, ditambah lagi kegiatan spekulasi adalah transaksi yang dilarang dalam hukum syariah. Sehingga, dari penjelasan diatas bisa disimpulkan bahwa trading forex berbasis syariah memiliki risiko bisnis yang lebih rendah dibandingkan dengan trading biasa. Trading forex syariah dapat menjadi salah satu alternatif terbaik dalam berinvestasi dengan aman tanpa melanggar aturan syariah.

Nama : Mela Amelia

NPM : 1751020166

Dosen Pengampu : Muhammad Iqbal Fasa, M.E.I

VIDEO PILIHAN