Mba Adhe Retno
Mba Adhe Retno Academic Suporting

Universitas Pancasila Jakarta http://retnohartati.8m.net

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan

Benda-benda yang Paling Banyak Mengandung Kuman Penyakit

2 Maret 2018   10:09 Diperbarui: 2 Maret 2018   10:15 940 3 1
Benda-benda yang Paling Banyak Mengandung Kuman Penyakit
hellosehat.com

Selalu Semangat Setiap Hari. Sejam lalu, seorang teman mengirim pesan melalui WA tentang hasil penelitian Charles Gerba, seorang mikrobiologis dari University of Arizona, yang disampaikan oleh Anis Karuniawati dari Departement of Microbiology, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), tentang tempat atau perlengkapan keseharian yang menjadi sarang virus dan kuman. Share yang sungguh menarik, dan wajib untuk kita perhatikan. Di antara percaya tak percaya, saya melakukan pencarian refrensi, dan menemukan bahwa penelitian tersebut sudah lama, yaitu pada tahun 2013, namun kurang terpublikasi, sehingga nyaris tak diketahui banyak orang.

Charles Gerba melakukan penelitian terhadap 113 permukaan benda atau perlengkapan sehari-hari di rumah, kantor, dan fasilitas umumnya. Hasilnya cukup membuat heran; menurut hasil penelitia Charles Gerba, tempat yang paling banyak kuman adalah

  1. Keyboard dan Mouse
  2. Desktop
  3. Ponsel
  4. Dudukan toilet
  5. Lantai Toilet
  6. Keran di Wastafel
  7. Wastafel

Dari data di atas, ternyata kuman, bakteri dan virus ada di mana-mana, termasuk alat-alat tulis dan kantor tempat yang terlihat bersih menjadi favorit mereka, seperti keyboard komputer, ponsel, permukaan desktop, dan mouse. Juga, menurut Gerba, adalah mouse, keyboard, desktop ponsel, terdapat 3.295 hingga  25.127 kuman per square inch, sedangkan dudukan toilet hanya mengandung 49 kuman per square inch.

Suatu contoh kecil, keyboard bisa lebih kotor dari dudukan toilet karena kebanyakan orang justru tidak menyadari kalau keyboard adalah sarang kuman. Dudukan toilet sering bersihkan pakai cairan disinfectan, namu tidak dilakukan terhadap keyboard karena karena tidak terpikir bahwa keyboard itu kotor dan mengandung kuman atau pun virus.

Apa yang Terjadi?

Menurut berbagai sumber, misalnya keyboard dektop, laptop (terutama yang dipergunakan bersama temah-teman lain), dan permukaan atau atau layar ponsel. Ketika ke tangan atau jari-jari manusia ketika menempel, menekan, merabah benda-benda benda-benda yang mengandung  kuman, bakteri, dan virus maka 'mereka' dapat dengan mudah berpindah ke tubuh atau masuk melalui hidung atau mulut manusia. Selanjutnya, jelas bisa menimbulkan berbagai macam penyakit. Dengan itu, jika daya tahan kita sementara menurun atau kemampuan tubuh menangkal bakteri lemah, maka terjangkit penyakit.

Jadi, jangan heran jika tiba-tiba kita terkena penyakit, misalnya TBC atau pun deman berdarah, flu, pilek, dan sejenisnya, walau setiap hari hanya ada dalam ruang kantor yang (terlihat bersih dan bebas kuman) ber ac dan tertutup.  Karena penyakit-penyakit itu datang dari, misalnya, keyboard computer.

Solusi cerdasnya antara lain:

  1. Sering membersihkan benda-benda tersebut; keyboard atau permukaan ponsel, dan lain-lain bisa dibersihkan dengan obat anti kuman atau milk cleanser wajah, kemudian membersihkan dengan kain lap yang bersih
  2. Tidak menaruh makanan, paling sering adalah buah-buahan, di keyboard sambil bekerja atau mengetik
  3. Segera buang makan, terutama snack, yang sudah bersentuhan dengan keyboard atau pun permukaan ponsel, serta layar komputer dan laptop
  4. Mencuci tangan setelah bekerja di dengan lapotor atau komputer; terutama hendak memegang makanan, termasuk snack dan buah-buahan
  5. Jaga jarak antara mulut, hidung dengan layar laptop dan computer
  6. Usahakan tidak membuka mulut dan sangat dekat dengan layar laptop dan komputer
  7. Gunakan lapisan atau penutup keyboard dan ponsel
  8. Sebisa mungkin, gunakan kipas angin (kecil) yang bisa menghalau kuman, virus, baketri dari area wajah atau siapakan tisue agar bisa sering melap wajah walau tak berkeringat
  9. Tidak menggunakan atau mengetik dengan jari-jari yang lembab atau basah karena bakteri, kuman, virus lebih mudah menempel di tubuh, dan langsung masuk ke dalam pori-pori tubuh
  10. Monggo, nambah sendiri

Semoga Bermanfaat.

Retno H Hudoyo| Universitas Pancasila