Mohon tunggu...
Maulidya Rahmah
Maulidya Rahmah Mohon Tunggu... Mahasiswa - Informatics Engineering Student '21 - UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Suka Berenang, Skincare, Makeup, dan Musik

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Perlukah Memikirkan Kebahagiaan Orang Lain?

20 September 2023   15:28 Diperbarui: 31 Oktober 2023   19:35 611
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi orang bahagia(pexels.com via kompas.com) 

Kebahagiaan adalah tujuan yang hampir semua orang kejar dalam hidup mereka. Kami mencarinya melalui berbagai cara: pencapaian, hubungan, hobi, dan bahkan pemikiran tentang orang lain. 

Pertanyaan umum yang muncul adalah sejauh mana kita perlu mempertimbangkan kebahagiaan orang lain dalam perjalanan kita untuk menemukan kebahagiaan kita sendiri. 

Dalam artikel ini, kita akan menggali konsep ini lebih dalam, membahas dampak pemikiran tentang kebahagiaan orang lain, kapan hal tersebut perlu dilakukan, dan batasan yang perlu dijaga untuk mencapai kehidupan yang seimbang.

Kebahagiaan Pribadi vs. Kebahagiaan Orang Lain

Sebelum kita memahami apakah kita perlu mempertimbangkan kebahagiaan orang lain, mari kita definisikan apa itu kebahagiaan pribadi dan kebahagiaan orang lain.

Kebahagiaan pribadi adalah kebahagiaan yang kita alami sebagai individu. Ini bisa berarti mencapai tujuan pribadi, mengejar hobi yang kita nikmati, atau merasakan kedamaian dalam diri kita sendiri. Kebahagiaan pribadi seringkali erat terkait dengan pemenuhan kebutuhan dan tujuan pribadi kita.

Kebahagiaan orang lain adalah kebahagiaan yang dirasakan oleh orang lain di sekitar kita. Ini bisa termasuk keluarga, teman, atau bahkan orang asing yang kita bantu. Memikirkan tentang kebahagiaan orang lain berarti memiliki empati dan peduli pada kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Dampak Memikirkan tentang Kebahagiaan Orang Lain

Memikirkan tentang kebahagiaan orang lain dapat memiliki berbagai dampak, baik positif maupun negatif. Berikut adalah beberapa dampak potensial:

Positif

  • Hubungan yang Lebih Baik

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun