Mohon tunggu...
Mathilda AMW Birowo
Mathilda AMW Birowo Mohon Tunggu... Dosen, Konsultan PR

Lebih 30 tahun menggeluti bidang Corporate Communication di Kelompok Kompas Gramedia, Raja Garuda Mas Group dan Bank CIMB Niaga. Memiliki pengalaman khusus dalam menangani issue management serta strategi komunikasi terkait dengan akuisisi dan merger. Sarjana Komunikasi UI dan Sastra Belanda ini memperoleh Master Komunikasi dari London School of Public Relations serta sertifikasi Managing Information dari Cambridge University. Setelah purnakarya, menjadi Konsultan Komunikasi di KOMINFO. Saat ini mengembangkan Anyes Bestari Komunika (ABK), dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Indonesia; Universitas Multimedia Nusantara; Trainer di Gramedia Academy dan KOMINFO Learning Center serta fasilitator untuk persiapan Membangun Rumah Tangga KAJ dan Dewan Pengurus Pusat Wanita Katolik RI. Memperoleh penghargaan Indonesian Wonder Woman 2014 dari Universitas Indonesia atas pengembangan Lab Minibanking (FISIP UI) dan Boursegame (MM FEB UI) serta Australia Awards Indonesia 2018 aspek Interfaith Women Leaders Organization. Ia telah menulis 5 buku tentang komunikasi keluarga, kepemimpinan perempuan dan pengembangan diri terbitan Gramedia.

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Pandemi Mewabah pada Kualitas Pelayanan?

2 Maret 2021   19:19 Diperbarui: 2 Maret 2021   19:56 318 5 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pandemi Mewabah pada Kualitas Pelayanan?
Google Image/FreePik/Vector

BRAND, IMAGE, REPUTATION DI MASA SULIT

Kemarin saya mengantar putera kami untuk test PCR sebelum keberangkatannya ke luar kota. Dikarenakan hari Minggu tak banyak klinik membuka pelayanan test PCR, maka pilihan kami pada Bandara yang pastinya melayani kebutuhan ini sebagai prasyarat bagi calon penumpang. 

Setelah memperoleh informasi dari internet, kami datang ke Bandara Halim Perdanakusuma dengan pertimbangan lokasi lebih dekat. Di lantai dua ada 2 counter pelayanan test PCR. Ketika masuk di counter satu pada pk. 14.30 seorang petugas pria yang sudah mulai berbenah mengatakan counter sudah tutup. 

Ketika kami utarakan bahwa informasi di internet menyebutkan pelayanan di Halim hingga pk.18.00, iapun menginformasikan bahwa counter yang di sebelah masih buka. Lalu kami berjalan menelusuri lorong panjang ke counter yang ditunjuk.

Sampai di sana, seorang wanita muda tampak sedang melayani dua pelanggan. Saat giliran kami, ia mengatakan tidak menerima pelayanan test lagi karena sudah tutup. Kami katakan, informasi yang kami dapat pelayanan hingga pk.18.00. 

Petugas pun balas menjawab dengan nada sedikit tinggi (mungkin ia lelah ya), "di sini hanya counter pembantu, yang buka hingga pk.18.00 counter utama di tengah sana" (maksudnya counter yang pertama kami kunjungi). 

Merasa dioper-oper tidak jelas, akhirnya kami memutuskan untuk segera ke Bandara Soekarno Hatta. Sebelum beranjak, tampak di depan pintu counter tadi ada banner besar bertulisan pelayanan hari Minggu hingga pk. 17.00 dan saat itu jam belum menunjukkan pk. 16.00.

Atas nama Efisiensi

Pandemi memang memerlukan permakluman dan toleransi yang cukup besar. Artinya begini, tak ada usaha yang ingin mengurangi tenaga kerjanya, tak ada pula orang yang ingin kehilangan pekerjaan. 

Kalaupun jalan menunju bandara atau penerangan di dalam Bandara sedikit berkurang dibanding masa normal, pastinya masyarakat memahami karena efisiensi. Tokh, penumpang juga tak sebanyak sebelumnya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x