Mohon tunggu...
Marius Gunawan
Marius Gunawan Mohon Tunggu... Profesional

Tulisan sebagai keber-ada-an diri dan ekspresi hati

Selanjutnya

Tutup

Bahasa Pilihan

Tulislah Saat Anda Tak Punya Ide

3 Juni 2019   20:25 Diperbarui: 3 Juni 2019   20:44 0 4 2 Mohon Tunggu...
Tulislah Saat Anda Tak Punya Ide
Sumber gambar: emakpintar.com

Ya itulah yang sedang saya lakukan sekarang. 

Entah mengapa hari ini rasanya ide itu kering, tidak ada yang ingin diungkapkan. 

Biasanya saya cari ide dari membaca dan mengamati. Begitu melihat atau membaca ada hal yang menarik, maka seperti ada dorongan untuk mengungkapkan hal itu lewat tulisan.

Saya sudah baca banyak teori menulis yang mengatakan jangan menulis karena mood atau perasaan saja. Karena kalau demikian maka kamu tidak akan menjadi penulis yang produktif dan profesional.

Oke, pastilah penulis yang menulis teori itu berpendapat berdasarkan pengalamannya. Dan itu pasti mengandung kebenaran.

Tapi untuk saya, walaupun teori itu  benar namun sulit untuk diterapkan. 

Artinya tetap saja saya merasa lebih produktif jika ada perasaan dan dorongan untuk menulis. Jika tidak, maka saya hanya diam. Tidak tahu apa yang harus ditulis.

Terus terang, semakin saya aktif di Kompasiana ini, saya semakin banyak belajar dari para Kompasianer yang hebat - hebat. 

Saya melihat setiap Kompasianer mempunyai ciri dan warna berbeda dalam mengungkapkan idenya lewat tulisan. Dan sepertinya ide - ide itu tidak pernah habis untuk ditulis dan dipaparkan.

Satu ide bisa melahirkan puluhan tulisan dari berbagai corak dan warna. Bukan hanya soal bahasa dan ungkapan saja, tapi juga jenis sastra yang dipilih. Semuanya menarik dan enak untuk dicerna.

Kebetulan saya memang lebih tertarik untuk menulis analisa sosial politik. Ketika saya ingin melompat ke jenis tulisan lain rasanya sedikit gamang dan kurang pede.

Namun saya melihat ada beberapa Kompasianer yang dengan enaknya merambah semua genre tulisan : seni, budaya, politik, humaniora dan lainnya. 

Dan hebatnya semua ditulis dengan kedalaman dan ketajaman yang sama. Sungguh saya salut pada mereka.

Ya begitulah. Seperti kali ini sebenarnya saya tidak punya ide untuk menulis tapi kok bisa panjang juga tulisan ini.

Jadi benar juga rupanya, tulislah walau anda tidak punya ide. Karena ketiadaan ide itu bisa menjadi satu tema tulisan. Hasilnya? Ya, seperti tulisan ini.***MG