Mohon tunggu...
Maria Kristi
Maria Kristi Mohon Tunggu... Not a tiger mom, but a dragon mom.

A mother and pediatrician https://healthykiddo.blogspot.com https://mariakristisworld.blogspot.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi

Cita-citaku Ikut Kompasianival dan Jadi Kompasianer of the Year

10 November 2019   14:56 Diperbarui: 10 November 2019   15:04 24 4 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cita-citaku Ikut Kompasianival dan Jadi Kompasianer of the Year
Sumber: Kompas Tekno

Wah, sudah mau Kompasianival lagi ya? Hm ... Siap-siap milih Kompasianer favorit deh.

"Tahun ini aku mau jadi Kompasianer of the year, paling nggak terverifikasi biru," tulis saya sebagai salah satu poin resolusi tahun baru di awal tahun kemarin. Yah, meskipun saya tidak terlalu percaya pada yang namanya resolusi tahun baru, nggak ada salahnya ikut latah kan?

Hasilnya bisa ditebak. Sedikit sekali tulisan yang saya publikasikan di Kompasiana sepanjang tahun 2019 ini. Jangankan jadi Kompasianer of the year atau terverifikasi biru, naikkan poin saja tidak.

Sebetulnya sudah cukup lama saya bergabung di Kompasiana. Tulisan ketiga saya di tahun 2014 menjadi headline, dulu masih di rubrik "ibu dan anak". Saking bangganya punya tulisan di laman utama Kompasiana, hampir semua teman yang saya temui hari itu saya paksa untuk membaca tulisan itu. Hehe ... Norak ya?

"Lha, kalau sudah nulis dari 2014 (yang berarti sudah 5 tahun menjadi anggota keluarga Kompasiana), kenapa masih centang hijau saja Kris?"

Gini lho, masalahnya saya nulis kalau sedang mood saja. Nah, mood ini datangnya jarang-jarang. Tapi biasanya tulisan yang dihasilkan bakal bagus kalau pas mood. Sudah gitu, saya nggak konsisten lagi. Kadang nulis artikel kesehatan, kadang tentang tulis-menulis, kadang ya cerita nggak jelas kaya gini. Hanya tulisan politik dan bola saja sepertinya yang tidak pernah saya buat. Nggak ngerti soalnya.

"Memang kalau nulis di Kompasiana harus satu topik ya?"

Ya nggak juga sih. Tapi namamu bakal lebih dikenal kalau nulis di satu topik. Kaya Bu Lis Suwasono yang (dulu) rajin nulis fiksi, Opa Tjiptadina Effendi di rubrik Humaniora, Giri Lumakto di dunia digital, dan sebagainya.

"Ya sudah, kalau gitu nulis satu topik saja."

Penginnya sih gitu. Tapi kadang, males saja kalau harus terkungkung di satu topik. Saya kan orangnya bosenan.

"Ya sudah, kalau gitu nulis topik-topik lain saja. Yang penting konsisten."

Ya deh.

"Kamu masih pengin jadi Kompasianer of the year?"

Kayanya enggak sih. Sadar diri dan kemampuan. Sudah nggak punya topik yang rajin diisi,  nggak rajin nulis, dan nggak gabung komunitas pula. (Eh, gabung deng di Fiksiana, tapi cuma jadi pembaca bukan penulis. Buktinya cerpen yang ditulis di K cuma 2 biji.) Hehe ... Saat ini saya vote saja. Kan sudah keluar tuh nama-nama nominator.

"Pilih siapa?"

Ada deh. Tapi yang jelas, habis ini kayanya saya dapat pempek Palembang asli, lengkap sama cuko-nya.

***

Epilog:

Hai, lama nggak nulis di Kompasiana, tahu-tahu sudah mau Kompasianival lagi. Sebenarnya saya juga bingung tulisan kali ini pas-nya dimasukkan ke kategori apa, tapi biarlah nanti dipindah-pindahkan oleh tim IT Kompasiana ke tempat yang benar. (Maaf ya ... Tim IT)

Anggap saja tulisan ini adalah tulisan pembuka dari saya yang "kembali" ke Kompasiana.

"Eh, tapi kan kemarin sempat nulis tentang pengalaman temanmu beli buku bajakan?"

Ya sih, tapi itu kan buat lombanya Mizan. Hehe ...

Jujur, saya kangen nulis di Kompasiana karena pasti tulisan kita dibaca sesuai sama slogannya yang #BeyondBlogging. Tapi saya paling sebel sama komentator yang usianya cuma nama dia sama link ke tulisannya. Kalau di dunia blog itu namanya spam. Harus dibuang. Hoho ... Tapi berhubung ini di rumah kita bersama ya sudah, tidak apa-apa.

Kenapa balik lagi nulis di Kompasiana? Karena ada Kompasianival (tulisan di atas secara implisit mendukung salah satu calon yang saya jagokan, well, kalau belum cukup jelas, mendukung Arako. Mbak Arako ya, bukan mas atau pak) dan kayanya seru kalau ikut berpartisipasi. Paling tidak menyumbang suara untuk rumah kita bersama.

Ada juga sih beberapa artikel yang ingin saya tanggapi karena saya tidak sependapat. Tapi itu nanti dulu. Sekarang kita sambut dan sukseskan dulu Kompasianival. Kalau nggak bisa datang seperti saya (karena harga tiket pesawat yang naik jauh dari tahun lalu), setidaknya voting nominator yang sudah terpilih.

Selamat ulangtahun ke-11 Kompasiana (#11TahunKompasiana), selamat ngompasiana untuk para Kompasianer, (dan selamat datang kembali untuk diriku).

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x