Mohon tunggu...
Maria Ayu
Maria Ayu Mohon Tunggu... Seniman

Jadilah diri sendiri! Menulis bagian dari belajar tentang kehidupan. Art : Dancing, Photography, Theater. Email : ayudivayulita@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Hobi Pilihan

Dear Writer, Inilah 7+ Tips Menulis di Ruang Digital

4 September 2020   21:59 Diperbarui: 9 September 2020   16:51 289 33 10 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Dear Writer, Inilah 7+ Tips Menulis di Ruang Digital
Digital Writing (dok.pribadi)

Menulis awalnya dilakukan hanya di atas kertas saja, namun lain halnya ketika adanya teknologi yang semakin canggih. Coba kalian amati baik-baik! 

Menulis pada era sekarang ini, bisa dilakukan dimana saja termasuk dalam media online. Terutama, adanya blog adalah tempat untuk meningkatkan pembacaan yang bersifat online ( Garrand, 2006:24).  Bagi pemula, yang baru saja memasuki ruang baru untuk menulis, tentunya mempunyai segudang keresahan. 

Hal itu adalah wajar karena perlu dilakukan adaptasi atas batasan-batasan yang tercipta dalam ruang baru tersebut.  Perlunya mengeksplorasi diri dalam membaca serta perlu tekad yang kuat untuk belajar menulis adalah suatu keharusan yang ditanam di dalam diri seorang penulis.

Asal kita tahu, menulis secara digital, ternyata tidak sembarangan lho! Kita perlu berhati-hati apalagi ketika ingin tulisan kita dianggap menarik oleh para pembaca. Menulis secara digital mempunyai standar tertentu mulai dari  topik, gaya penulisan, struktur kalimat, hingga keunikan yang akan ditampilkan dari penulis itu sendiri. 

Nah, jangan sampai lupa juga! Adanya aturan-aturan yang harus ditaati penulis ketika menulis digital seperti memparafrasekan kalimat, tidak plagiasi, dan lain sebagainya.

Pembahasan kali ini, akan mengulas apa saja prinsip-prinsip dari penulisan digital! Bagaimana? Pasti kalian penasaran bukan menulis digital yang baik itu seperti apa? Yuk, mari kita lihat satu persatu!

Menurut Brian Carroll dalam buku "Writing for Digital Media", adapun prinsip-prinsipnya adalah :

  • Menulislah yang singkat! Mengapa harus menulis yang singkat? Jawabanya adalah agar pembaca tidak bosan disaat membaca tulisan kita. Selain itu, gunakan kalimat secara ringkas dan tidak berbelit.
  • Menulislah secara tepat! Ketelitian dalam hal menulis perlu diperhatikan terutama kata-kata yang dituangkan harus benar. Mengapa? Hal tersebut perlu dilakukan untuk menghindari ambiguitas dan membingungkan para pembaca. Selain itu, juga jangan sampai salah tulis! Menulis digital harus mengedepankan gaya bahasa yang ringan agar pembaca mudah memahami isi tulisan kita.
  • Menulis secara aktif! Kenali tujuan kita sebagai penulis terlebih dahulu. Pasti tujuan untuk menulis bukan untuk kita baca sendiri bukan? Ingat! Ketika kita menulis ada pembaca yang harus kita ajak bicara! Maka dari itu, perlunya kata yang komunikatif, serta interaktif agar pembaca membaca tulisan kita seperti sedang diajak berbicara!  Pada intinya, hidupkanlah isi tulisan kalian, jangan ragu untuk menggunakan kalimat aktif!
  • Penulis perlu imajinatif! Nah lho, bukan sekedar menulis seperti membuat makalah, karya ilmiah , dan lain sebagainya. Intinya, jangan kaku-kaku. Penulis harus bisa menenggelamkan dirinya ke lautan imajinasi, agar diksi yang dipilih tentunya menarik minat pembaca. Anggap saja kalian sebagai penulis mempuyai peran sebagai pendongeng. Gunakanlah sesekali menggunakan kata-kata yang mengandung majas metafora, analogi,  hiperbola, dan lain-lain. Ternyata, itu tidak menjadi suatu permasalahan kok!
  • To the Point! Jadi, penulis mengutarakan isi pesannya harus langsung, tidak usah terlalu berbelit. Penyampaian sebuah tulisan harus secara lugas, misalnya seperti ingin membagikan tulisan tentang informasi apa saja. Oleh karena itu, tidak perlu basa basi terlalu panjang, cukup langsung ke kalimat intinya. Pengecualian lho, kalau menulis tentang cerpen, puisi, dan karya sastra lainnya yang biasanya maknanya tersirat.
  • Penulisan Konsisten. Dalam menulis harus konsisten antar kalimat. Kalimat harus seimbang satu sama lain agar menghindari kerancuan. Perlu diingat! Pikirkanlah sebelum menulis struktur kalimat yang baik.
  • Berhati-hati! Nah, untuk bagian ini berkaitan dengan aturan-aturan yang ada seperti yang sudah disinggung di prolog. Intinya menulislah secara baik tidak ada menggandung tujuan tertentu. Hindari plagiat, serta menulislah yang netral seperti pandangan yang stretotipe, menggeneralisasi, mengandung unsur SARA, dan lain sebagainya. Jadi, hindari kata-kata yang menyulut emosi banyak orang. Selain itu, tidak berlebihan dalam menggunakan kata ganti dan artikel.  
  • Tunggu dulu! Tidak cukup sampai disini saja. Selanjutnya, masih adalagi tips menulis digital yang baik .Yuk, dilanjutkan membacanya! Pada penulisan, baiknya kalimat di awali kata subjek dan kata kerja (Clark,2008). 
  • Kemudian, biarlah kalimat tersebut mengalir dengan baik. Usahakan juga untuk ciptakan kata subjek dan kata kerja yang kuat karena bisa mencerminkan apa isi pesan yang diungkapkan dari penulis. Jika menggunakan kata pengulangan, perlu ditinjau ulang apakah kata tersebut mengulangi kata kerja atau bukan? Jika ternyata benar, perlunya untuk memperpendek kalimat. Jangan lupa perhatikan titik sebagai tanda berhenti. Tanda titik bisa digunakan untuk memberikan jeda untuk membaca sehingga pembaca merasa nyaman dalam membaca tulisan kita (Clark,2008). Maka, hindari kalimat yang terlalu panjang! Sudah tahu alasannya bukan?

Kemudian, inilah tips tambahan menulis di blog menurut Garrand dalam buku berjudul "Writing for Multimedia and The Web" adalah bersifat deskriptif dalam hal judul. Kedua, harus menyentuh personal life para pembaca. 

Ketiga, jangan lupa tautan untuk salurkan ke sosial media lainnya. Keempat, jangan lupa gunakan kata kunci yang berhubungan dengan topik.

Pada intinya, sebagai penulis multimedia harus bisa menjelaskan prinsip dasar yang terdiri dari teks, audio, dan video. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x