Kandidat

Di Hadapan Alumni Trisakti, Jokowi Tegaskan Bukan Pelanggar Ham dan Otoriter

10 Februari 2019   14:30 Diperbarui: 10 Februari 2019   14:53 19 0 0

Calon presiden nomor urut 1, Joko Widodo mendapatkan jaket dan megaphone dari salah satu perwakilan alumni Universitas Trisakti.

Di kesempatan itu, Jokowi menegaskan dirinya bersih dari pelanggaran HAM dan gaya politik diktator.

Pemberian dua simbol perjuangan reformasi mahasiswa kepada Jokowi itu diberikan dalam acara Deklarasi Alumni Trisakti Pendukung Jokowi di Hall Basket Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/2).

Dalam kesempatan itu, Jokowi menegaskan bahwa dirinya bukanlah seorang diktator ataupun pelanggar HAM di masa lalu. Ia juga mengakui tidak memiliki beban masa lalu.

Sebagaimana diketahui, Jokowi memang kandidat presiden yang tak memiliki jejak buruk di masa lalu. Ia bukanlah bagian dari rezim Orde Baru yang dikenal korup dan otoriter itu.

Tentu berbeda dengan lawannya yang dikenal sebagai pelanggar HAM, penculik, dan bagian dari keluarga Orde Baru. Saat ini pun mereka juga didukung oleh keluarga Cendana.

Adanya dukungan dari para alumni itu bukan tanpa alasan. Intelektual jembolan Kampus simbol perjuangan Reformasi itu percaya Jokowi adalah sosok yang paling layak menjadi pemimpin RI untuk 5 tahun ke depan.

Ia adalah figur yang akan membawa Indonesia Maju dengan memegang teguh Pancasila, Kebhinekaan, dan Demokrasi.