Afifuddin lubis
Afifuddin lubis Pensiunan PNS

Selalulah belajar dari siapapun

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Amien Rais Maju Capres Masih Nyaringkah Lagu #2019 Ganti Presiden?

10 Juni 2018   14:19 Diperbarui: 10 Juni 2018   14:31 812 3 4

Rasanya setiap orang akan terbawa suasana emosi ketika mendengar atau menyanyikan sebuah lagu.

Ketika kita menyanyikan lagu " Tanah Airku" ,ciptaan Ibu Sud itu suasana hati kita akan memunculkan sikap semakin mencintai negeri.Apalagi ketika lagu itu dengan indah dipagelarkan oleh Jakarta Philharmonic Orchestra dengan dua penyanyinya yang cemerlang ,Aning Katamsi dan Binu D Sukarman.

Pada lengkingan suara Aning dan Binu didukung oleh orkestra yang sangat berkelas akan mengingatkan kita pada tanah air yang kaya ,pada hamparan sawah yang menguning dan juga pada sungainya yang berkelok kelok.

Ketika teman teman dari Batak yang sedang merantau menyanyikan atau mendengar lagu " O Tano Batak" tentu kenangan dan kerinduan ke tanah kelahirannya itu akan semakin menggumpal.

Begitu juga halnya ketika seorang anak muda menyanyikan atau mendengar lagu Judika seperti " Aku yang kau sakiti" tentu sesuatu akan terbayang pada diri anak muda itu.

Demikianlah diberitakan hari hari belakangan ini katanya sedang viral lagu #2019 Ganti Presiden. Video yang beredar menyebut yang menyangikan lagu ini juga tokoh tokoh politik seperti Amien Rais dan juga Fadli Zon. Lagu Ganti Presiden ini jelas sebuah lagu politik yang pada hakekatnya tidak menginginkan lagi Jokowi lanjut dua priode.

Nah ketika sebelum dua hari yang lalu lagu ini dinyanyikan maka apakah yang terbayang pada benak mereka yang menyanyikan atau mendengar lagu itu?

Mungkin yang terbayang baginya adalah Jokowi dan Ibu Iriana sedang mengemas ngemas pakaiannya di Istana ,memasukkannya kedalam kopor dan akan pulang ke Solo karena tidak terpilih lagi sebagai presiden.Bukankah kita tahu sudah ada yang menyebut 2019 ,Jokowi akan dikembalikan ke Solo.

Sebelum dua hari yang lalu ketika Ganti Presiden dinyanyikan dan Jokowi sudah dipulangkan ke Solo lalu siapakah yang terbayang yang akan tinggal di Istana itu.Sebelum dua hari yang lalu dalam pikiran saya yang terbayang bagi mereka yang menggantikan Jokowi itu adalah Prabowo Subianto.
Dengan gambaran seperti itu banyaklah kalangan yang bersemangat menyanyikan " lagu perjuangan" itu.

Memang dalam tarap tertentu harus diakui juga kreativitas pencipta lagu Ganti Presiden itu.

Seolah olah lagu itu akan mampu menjadi semacam lagu mars perjuangan untuk menghadang langkah Jokowi pada pilpres nanti. Lagu itu seolah olah sudah dapat menumbuhkan rasa kebersamaan untuk setiap orang atau  kelompok yang tidak menginginkan lagi Jokowi tinggal di Istana.

Tekad yang demikian semakin menguat terlebih lebih Habib Rizieq telah merestui Prabowo sebagai capres yang akan didukung oleh Koalisi Keummatan yang terdiri dari 4 parpol yakni ,Gerindra,PKS ,PAN dan PBB.

Tetapi kemudian pada Sabtu,9 Juni 2018 muncullah tanda tanda bahwa PAN kemungkinan juga akan mengusung Amien Rais pada pilpres nanti.
Tentu mengusulkan yang demikian adalah hak partai itu.

Tetapi karena selama ini sudah terbentuk anggapan bahwa Koalisi Keummatan akan mengusung Prabowo maka berita tentang rencana pencalonan Amien Rais itu tentu merupakan kejutan juga.

Jadi ketika ada beberapa orang nyanyi bersama ,Ganti Presiden maka mereka masih menyatu,Jokowi harus diganti.Tetapi ketika muncul di bayangan pikiran mereka siapa penggantinya tentu dalam benaknya akan hadir sosok yang berbeda.Bagi pendukung Prabowo yang terbayang baginya sosok mantan Pangkostrad itu tetapi bagi pengagum Amien Rais yang terbayang baginya adalah sosok mantan Ketua MPR itu.

Dengan konfigurasi bayangan bayangan yang demikian maka muncul pertanyaan apakah hari hari mendatang ini lagu # 2019 Ganti Presiden itu masih populer kah atau masih viralkah atau masih nyaringkah?

Tentu di hati masing masing kita sudah punya jawaban untuk itu. Karena masing masing orang punya referensi politik terhadap lagu itu.

Salam Demokrasi!